Share

Krisis Makin Parah, Kemlu RI Ungkap Kondisi WNI Sri Lanka

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 12 Mei 2022 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 18 2593167 krisis-makin-parah-kemlu-ri-ungkap-kondisi-wni-sri-lanka-sFZCWsEwPl.jpg Kendaraan lapis baja militer melaju di jalanan menyusul bentrokan antara demonstran anti-pemerintah dan pendukung partai berkuasa di Kolombo, Sri Lanka, 11 Mei 2022. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Krisis finansial yang memburuk di Sri Lanka telah memicu protes anti pemerintah besar-besaran di Ibu Kota Kolombo yang ditanggapi dengan tindakan keras pihak keamanan. Bentrokan antara demonstran dan polisi selama krisis telah menyebabkan setidaknya 9 orang tewas dan 300 lainnya luka-luka.

BACA JUGA: Kisah 'Mencekam' WNI di Sri Lanka Imbas Krisis, Sembako Mahal hingga Mati Listrik!

Di tengah krisis dan situasi keamanan Sri Lanka yang tidak stabil, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kolombo terus memantau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di negara Asia Selatan itu untuk memastikan keselamatan mereka.

Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI) Judha Nugraha mengatakan bahwa saat ini terdapat 273 WNI yang tinggal di Sri Lanka, dengan 190 orang di antaranya adalah pemegang izin tinggal tetap dan 79 orang pemegang visa kunjungan bisnis.

“Secara khusus KBRI memantau kondisi mereka dan hingga saat ini tidak ada WNI yang terdampak langsung situasi krisis di Sri Lanka,” jelas Judha dalam press briefing Kemlu RI di Jakarta, Kamis (12/5/2022).

BACA JUGA: Tentara Sri Lanka Diperintahkan Tembak di Tempat Perusuh Usai Bakar Rumah Pejabat

Judha menjelaskan bahwa KBRI Kolombo terus menjalin komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat di Sri Lanka dan selalu siap memberikan bantuan yang dibutuhkan para WNI jika dibutuhkan.

“KBRI siap memberikan bantuan langsung jika mereka terdampak langsung,” pungkas Judha.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini