Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Kedatangan Biden ke Korsel, 2 Anggota Dinas Rahasia AS Dipulangkan Usai Mabuk dan Bertengkar di Bar

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 21 Mei 2022 |16:12 WIB
Jelang Kedatangan Biden ke Korsel, 2 Anggota Dinas Rahasia AS Dipulangkan Usai Mabuk dan Bertengkar di Bar
Dinas Rahasia terlihat mengawal Presiden AS Joe Biden (Foto: EPA)
A
A
A

SEOUL - Dua pegawai Dinas Rahasia Amerika Serikat (Secret Service) telah dipulangkan kembali ke Amerika Serikat (AS) setelah keterlibatan mereka dalam "pertengkaran" di Korea Selatan (Korsel).

Media AS melaporkan duo tersebut - bagian dari tim pendahulu menjelang kunjungan Presiden Joe Biden ke negara itu - sedang mengunjungi sebuah bar di Seoul pada Kamis (19/5/2022) malam.

Salah satu karyawan dikatakan terlibat pertengkaran fisik dengan sopir taksi setempat. Tidak ada yang ditahan atau ditangkap tetapi polisi Seoul menyelidiki insiden tersebut.

Sumber mengkonfirmasi kepada mitra BBC AS CBS News bahwa pasangan Secret Service - agen khusus dan spesialis keamanan - dipulangkan pada Jumat (20/5/2022) sore, hampir satu jam sebelum kedatangan resmi presiden di ibukota Korea Selatan.

 Baca juga: Agen Mata-Mata MI5 Dituduh Gunakan Kewenangan untuk Meneror Pacar, Ancam Bunuh dan Serang dengan Parang

Menurut CBS, administrasi akan menyelidiki apakah mereka mabuk pada saat kejadian. Tidak jelas bagaimana pertengkaran dengan sopir taksi dimulai.

Baca juga:  Drone di Atas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Menarik Perhatian Agen Mata-Mata

Para karyawan diketahui sedang kembali ke Grand Hyatt Hotel setelah keluar malam ketika insiden itu terjadi. Adapun polisi setempat, keamanan hotel dan dua orang lainnya dikatakan terlibat.

Polisi Seoul menyelidiki salah satu pegawai Secret Service dan mewawancarai pihak lain tetapi memutuskan untuk tidak melakukan penangkapan atau mengajukan tuntutan.

Anthony Guglielmi, juru bicara Secret Service, mengatakan dalam sebuah pernyataan agensi mengetahui insiden di luar tugas yang melibatkan dua karyawan yang mungkin merupakan pelanggaran kebijakan potensial.

Dia mengatakan kedua karyawan telah ditempatkan pada cuti administratif dan ketidakhadiran mereka tidak akan berdampak pada perjalanan Biden.

Perjalanan presiden ke Seoul adalah babak pertama dari perjalanan empat hari di Asia di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pergolakan di kawasan itu oleh China dan Korea Utara.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement