Share

Pria Misterius Ancam Ledakkan Bank di Majalengka Diduga Stres dan Butuh Uang

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 24 Mei 2022 04:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 525 2599095 pria-misterius-ancam-ledakkan-bank-di-majalengka-diduga-stres-dan-butuh-uang-VPylRVk8fp.jpeg Pria mengaku bawa bom diamankan petugas. (Foto: MPI/Istimewa)

BANDUNG - Polisi menyebut pria misterius yang mengancam meledakkan bank dengan bom di Kabupaten Majalengka diduga mengalami masalah kejiwaan. 

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku stres dan membutuhkan uang. 

"Dari keterangan tersangkanya, dia menyampaikan stres dan karena (butuh) uang, jadi motifnya ekonomi," ungkap Ibrahim, Senin (23/5/2022). 

Meski begitu, Ibrahim memastikan bahwa pria tersebut tetap ditahan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. 

 Baca juga: Brimob Turun Tangan, Pria yang Ancam Ledakkan Bank Ditangkap dan Diikat di Lapangan

"Iya diamankan, nanti dilakukan pendalaman dulu, sekarang ini sudah diperiksa di polres," katanya. 

Lebih lanjut Ibrahim juga memastikan bahwa tidak ada bom yang dibawa oleh pelaku. Setelah dicek, kata Ibrahim, benda yang diklaim pelaku sebagai bom hanyalah benda yang dibuat mirip bom. 

"Bukan, bukan bom. Jadi sudah dicek oleh jibom dan diperiksa, itu cuma plastik yang dikonstruksi seakan-akan seperti bom, ada kabelnya," kata Ibrahim. 

Diketahui, seorang pria nekat mengancam akan meledakkan bom di sebuah bank di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/5/2022). 

Aksi nekat pria yang belum diketahui identitasnya itu berhasil digagalkan petugas keamanan bank. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, pelaku kemudian diikat di sebuah tiang di Alun-alun Leuwimunding, Majalengka. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, pelaku awalnya datang ke sebuah bank lalu mendatangi teller dan mengancam bakal meledakkan bom bila tidak diberi uang Rp30 juta.

"Info awal kejadian berupa ancaman melalui lisan yang mengancam jika tidak diberikan uang Rp30 juta, maka akan meledakkan dengan bom," ungkap Ibrahim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini