Share

Edarkan Uang Palsu di Pasar Malam, Anak Kost Ditangkap Polisi

Ricky Susan, Koran SI · Selasa 24 Mei 2022 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 608 2599568 edarkan-uang-palsu-di-pasar-malam-anak-kost-ditangkap-polisi-ElRQsEeaZ3.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

SIMALUNGUN - Satuan Reskrim Polres Simalungun menangkap dua dari empat diduga pelaku pencetak dan pengedar uang palsu, dari salah satu kamar kost di desa Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar.

Informasi yang diperoleh, Selasa (24/5/2022) penangkapan terhadap diduga pelaku pembuat dan pengedar uang palsu pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu berawal dari laporan panitia pasar malam di lapangan Rambung Merah yang mendapati uang palsu dari penjualan tiket, Senin 23 Mei 2022 malam.

Menindak lanjuti informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan mendapat informasi adanya 2 pria yang disebut-sebut warga kecamatan Bah Jambi, kabupaten Simalungun, sedang mengedarkan uang palsu dengan kembali membeli tiket masuk arena pasar malam.

 BACA JUGA:Polisi Tangkap Pembuat dan Pengedar Uang Palsu di Belitung Timur

Polisi kemudian menangkap dua pria yang belum diketahui identitasnya, dan dari hasil pengembangan diperoleh informasi uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu dicetak di tempat kost di desa Pematang Simalungun bersama 2 teman lainnya.

Tanpa menunggu polisi menggerebek kamar kost yang diduga menjadi tempat pembuatan uang palsu namun tidak menemuka dua pelaku lainnya.

 BACA JUGA:Waspada Uang Palsu! Jangan Sembarangan Tukar Recehan Selain di Bank

Diperoleh informasi dari kamar kost dan kedua pria yang diduga mengedarkan,polisi menemukan barang bukti uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu senilai Rp 3 juta.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun. Ipda Arwansyah Batubara yang dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan adanya pengungkapan peredaran uang palsu di kecamatan Siantar.

"Belum ada laporan ke humas, coba langsung konfirmasi ke kasat reskrim," ujar Arwansyah.

Sedangkan kasat reskrim AKP Ariwibowo yang dihubungi mengaku jika anggotanya tidak ada menangkap pelaku peredaran uang palsu, namun akan mengecek ke polsek-polsek.

Sedangkan kepala desa (pangulu) Pematang Simalungun ,Mangihut Manik yang dikonfirmasi mengakui adanya pengungkapan peredaran uang palsu dari tempat kost di wilayahnya.

"Memang ada ditangkap polisi beberapa orang dalam kasus peredaran uang palsu dari tempat kost di desa Pematang Simalungun," ujar Mangihut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini