Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Misteri Lokasi Perang Bubat Diduga sebagai Pelabuhan di Ibu Kota Kerajaan Majapahit

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 26 Mei 2022 |10:03 WIB
Misteri Lokasi Perang Bubat Diduga sebagai Pelabuhan di Ibu Kota Kerajaan Majapahit
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Perang Bubat menjadi salah satu penanda mulai habisnya kedigdayaan Kerajaan Majapahit. Tak lama sepeninggal perang itu, Mahapatih Gajah Mada pun dipaksa keluar akibat dinamika politik.

Gajah Mada diusir dari istana dan dikejar oleh sejumlah pejabat Majapahit, karena dianggap menjadi biang keladi kegagalan pernikahan Dyah Pitaloka dengan Raja Hayam Wuruk.

Perang Bubat dikisahkan di Kakawin Negarakertagama gubahan Mpu Prapanca bahwa lapangan Bubat yang menjadi tempat perang. Dikutip dari buku "Perang Bubat 1279 Saka : Membongkar Fakta Kerajaan Sunda vs Kerajaan Majapahit" tulisan Sri Wintala Achmad, Kamis 26 Mei 2022.

Adapun perang antara pengantin Sunda dengan pasukan Bhayangkara berada di sebuah padang rumput di sebelah utara kediaman kerajaan yang digunakan untuk acara olahraga tahunan.

Namun dalam Kidung Sunda, informasi dari Kakawin Negarakertagama ditentang. Sebab menurut naskah tersebut, Bubat merupakan pelabuhan sungai dari ibu kota Majapahit. Sehingga Bubat merupakan tempat bertemunya para pedagang, yang tengah berniaga di Majapahit.

Baca juga: Tuduhan Putri Raja Sunda Jadi Penyebab Perang Bubat Melawan Majapahit

Nigel Bullough, seorang naturalis asal Inggris yang berganti nama menjadi Hadi Sidomulya, dalam Napak Tilas Perjalanan Mpu Prapanca menyebut, Bubat berada di selatan Kali Brantas. Di mana kemungkinan besar berada di Desa Tempuran, dahulu terletak 10 kilometer di sebelah utara Majapahit dan sekitar 8 kilometer barat daya pelabuhan di Canggu.

Baca juga: Tanda Misterius Kematian Rombongan Pejabat Sunda di Peristiwa Perang Bubat

Sumber lain menyebut, Bubat terletak di Desa Trowulan, Mojokerto. Tempat tersebut difungsikan oleh Gajah Mada untuk mengatur pasukan Majapahit. Selain itu, tempat tersebut semula digunakan untuk pelaksanaan upacara Sradah di mana Raja Majapahit dan Raja bawahan berkumpul.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement