Share

Breaking News! Ratusan Warga Duduki Bandara Domine Eduard Osok Sorong

Chanry Andrew S, iNews · Kamis 26 Mei 2022 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 340 2600605 breaking-news-ratusan-warga-duduki-bandara-domine-eduard-osok-sorong-uboTFvRtpg.jpg Foto: Okezone

SORONG - Ratusan warga yang merupakan keluarga korban miras oplosan menduduki Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (26/5/2022).

(Baca juga: 4 Warga Tewas, Hotel Milik Crazy Rich di Kota Sorong Dirusak Massa)

Kedatangan massa ini untuk menjemput kedatangan lima dari enam jenazah korban uji coba miras oplosan di Jayapura. Sebelumnya Rabu siang kemarin, satu jenazah atas nama Fatma Baraweri telah terlebih dahulu di bawa ke Sorong untuk langsung di makamkan.

"Kami siang ini jemput lima jenazah, yang mana hari ini tiga jenazah dikirim duluan dan dua lainnya sore hari ini" ungkap Frengky Rumere, kerabat korban. Saat ditemui Ruang Cargo Bandara DEO Sorong, Papua Barat.

Pihak keluarga menurut Frengky setelah seluruh jenazah tiba di Bandara selanjutnya akan di bawa ke rumah duka di daerah Rufei.

" Ia jadi karena dua shorty, dimana shorty pertama'tiga jenazah dan dua lainnya sore hari, jadi kami tunggu disini dulu, semua kumpul baru kita bawa langsung ke rumah duka di Rufei" ungkap Frengky.

Sementara itu pihak Kepolisian dan Avsec Bandara terlihat telah berada di kawasan Cargo dan di depan Halaman Parkir Bandara. Pihak Kepolisian melakukan pengamanan jelang kedatangan jenazah.

Sebelumnya enam orang warga Kota Sorong tewas di Jayapura Papua. Keenam orang ini meninggal setelah diduga mencoba mencicipi miras oplosan yang diduga disuruh oleh HS, juragan mereka.

Satu orang dilaporkan baru Saja meninggal dunia pada Kamis (26/5/2022) subuh tadi bernama Demianus Saweri. Sebelumnya lima warga meninggal berturut turut akibat mencoba miras oplosan yang diduga diminta oleh juragan mereka.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Korban meninggal, masing-masing, Fatma Baraweri, Victor Tugerfai, Mei Sawai, Baltasar Tiberi, Loudyk Noride dan Demianus Saweri. Sedangkan korban kritis Papua Rumaropen saat ini masih di rawat di RSUD Jayapura.

Dalam kejadian ini juga terdapat sepasang suami isteri yang juga meninggal dunia. Pasangan suami isteri tersebut, adalah Loudyk Noride dan Fatma Baraweri.

Hingga saat ini kasus dugaan uji coba miras ilegal ditangani oleh Pihak Polda Papua.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini