Share

Ringkus Pengedar Antar Provinsi, Polisi Amankan 2,5 Kg Sabu

Mukhtaruddin, iNews · Kamis 26 Mei 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 340 2600829 ringkus-pengedar-antar-provinsi-polisi-amankan-2-5-kg-sabu-3LY6FLrg7E.jpeg Ilustrasi/ Doc: Okezone

KENDARI โ€“ Tiga Pelaku pengedar narkoba di Kota Kendari Diciduk Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara di sebuah Hotel di Jl Kedondong, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari pada, Rabu Malam (25/5/2022).

Ketiga pelaku ini diduga merupakan jaringan antar provinsi, di antaranya Rahmad berasal dari Medan, Saifannur dan Hasmuni berasal dari Aceh.

Awal penangkapan polisi mengamankan Rahmad, di halaman hotel, dan dari informasi tersangka itu polisi kemudian menunggu dua tersangka lain yang sementara dalam perjalanan dari bandara Haluoleo.

Usai keduanya tiba di hotel, polisi kemudian meringkus dua tersangka lain dan meminta agar tersangka menunjukkan narkoba yang dibawa para pelaku yang telah disimpan didalam kamar hotel.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol R. Bambang Tjahjo Bawono menjelaskan dari tangan tersangka, polisi mengamankan sebanyak 2,522 gram narkoba jenis sabu-sabu dalam plastik bening sebanyak 10 paket sedang di dalam kamar hotel para tersangka.

โ€œSaat penggeledahan kami temukan 2 koper yang masih terbungkus plastik, di dalamnya ada 10 plastik ukuran sedang berisi sabu dengan berat 2,522,3 gram," katanya sebagaimana dikutip Kamis (26/05/2022).

Dari pengakuan tersangka, Narkoba tersebut diperoleh dari seorang narapidana di Lapas Aceh yang belum pernah ditemui, kemudian para pelaku yang berasal dari Aceh mengambil narkotika tersebut di Medan dan diminta untuk membawa ke Kendari Sulawesi Tenggara.

Tersangka akan diberi upah sebesar Rp50 juta per orang usai narkotika tersebut tiba di tujuannya.

โ€œDari Aceh ambil sabu ke Medan dan diperintahkan antar lintas provinsi ke Kendari dan diupah Rp50 juta per orang ketika pekerjaan itu selesai ke tujuan," ujar Bambang.

Ketiga tersangka kini menjalani penahanan di Rutan Polda Sultra untuk, ketiganya dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini