"Karena baginya keyakinan akan kebenaran harus disampaikan demi kebenaran itu sendiri. Dan, baginya otokritik perlu berdaya kejut (shock teraphy), karena hanya dengan demikian kaum yang sedang tidur pulas akan terbangunkan," tambah Din.
Din pun menilai berpulangnya sosok Buya Syafii menandakan hilangnya tokoh pemikir yang gelisah atas perkembangan bangsa dan dunia. Selama ini sosok Buya Syafii Maarif telah mengajarkan bagaimana tingginya maqam pemikiran Almarhum Buya Syafii Maarif hingga akhir hayatnya.
"Semoga kegelisahan itu dibawanya ke alam barzakh dan kita semua masih dapat berdialog secara ruhiyah untuk menjadikan perjuangan mewujudkan pikiran-pikiran Almarhum sebagai amanah bagi kita dan amal jariah bagi Jiwa Yang Tengah Pergi ke Haribaan Sang Robbi," tutur Din.
Baca juga: Jokowi: Buya Syafii Maarif Selalu Sampaikan Pentingnya Pancasila sebagai Perekat Bangsa
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.