Share

Pemprov Sulsel Terbitkan Perda RTRW 2022, Terintegrasi dengan UU Ciptaker

Antara, · Jum'at 27 Mei 2022 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 609 2601177 pemprov-sulsel-terbitkan-perda-rtrw-2022-terintegrasi-dengan-uu-ciptaker-6u48SBe08x.jpg Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Ant)

MAKASSAR - Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulsel Tahun 2022- 2041 telah terbit.ย 

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pihaknya berharap perda tersebut menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan yang lebih tertata di provinsi ini.

Menurut dia, Perda RTRW ini menjadi yang pertama di Indonesia, terintegrasi dengan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

BACA JUGA:2 Kasus Terbaru Hepatitis Akut Misterius Dideteksi di Banten dan Sulsel

BACA JUGA:12 Pemda di Sulsel Ternyata Belum Berikan Jaminan Sosial Bagi Pegawai Non-ASNย 

"Terbitnya RTRW ini atas sinergitas bersama. Dengan terbitnya RTRW ini, bisa menjadi acuan dalam implementasi tata ruang untuk pelaksanaan pembangunan," katanya pada sosialisasi perda tersebut.

Dengan adanya aturan tersebut, Andi Sudirman menilai akan memudahkan perencanaan pembangunan yang lebih tertata, termasuk dalam mengakomodasi sistem investasi.

Diharapkan pula hal ini bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dalam bentuk perda RTRW kabupaten/kota serta rencana detail tata ruang (RDTR) yang menjadi dasar acuan dari penerbitan dokumen perizinan terkait dengan bangunan.

Selain itu, kata dia, RTRW ini menjadi acuan dalam pemetaan wilayah dan terintegrasi dengan sistem perizinan.

Jika ada perencanaan, dia memandang perlu ada master plan untuk menjadi proyeksi ke depan. Di samping itu, perlu pemetaan wilayah.

"Meskipun itu mendapatkan keuntungan, jangan sampai itu akan memberi dampak panjang ke depan,โ€ katanya mengingatkan.

Ia mengemukakan bahwa perda tersebut mencakup struktur ruang berupa pusat kegiatan dan jaringan infrastruktur serta pola ruang berupa kawasan lindung, permukiman, kehutanan, kelautan, pertambangan, pertanian, dan lingkungan.

โ€œKita harus menjaga kawasan yang menjadi kedaulatan pangan kita karena ini menjadi kearifan lokal kita di Sulsel. Terlebih Sulsel sebagai penyangga pangan nasional,โ€ kata dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Abdul Kamarzuki mengapresiasi terbitnya Perda RTRW tersebut.

Selain itu, dia juga berharap perda tersebut menjadi acuan bagi pemerintah daerah lainnya dalam menyusun RTRW yang terintegrasi RZWP3K dan UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja.

Hadir pada acara tersebut, antara lain, Sekda Sulsel Abdul Hayat Gani, anggota DPRD Sulsel Rahman Pina, forkopimda, bupati/wali kota se-Sulsel, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah 2, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel dan kabupaten/kota, akademikus/Asosiasi Profesi Lingkup Sulsel, serta tokoh masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini