Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Pandangan Presiden Indonesia tentang Pancasila

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2022 |06:00 WIB
Ini Pandangan Presiden Indonesia tentang Pancasila
Presiden Jokowi (Foto : BPMI)
A
A
A

PANCASILA menjadi dasar negara Indonesia. Setiap sila dalam Pancasila tersebut menjadi landasan bagi setiap warga negara Indonesia dalam menjalankan kehidupannya.

Berikut pandangan presiden, dari Soekarno hingga Jokowi, tentang Pancasila:

Presiden Soekarno (1945-1967)

Posisi Pancasila sebagai dasar negara. Soekarno meyakini Pancasila adalah falsafah yang mempersatukan dan mengikat Indonesia.

"Pancasila adalah satu alat mempersatu, yang saya yakin seyakin-yakinnya bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke hanyalah dapat bersatu padu di atas dasar Pancasila itu," kata Soekarno. (Diungkapkan Bung Karno dalam Kursus (Pendahuluan) Presiden tentang Pancasila di Istana Negara, tanggal 26 Mei 1958).

Baca juga: Kronologi Penyusunan Dasar Negara Indonesia yang Kini Dikenal Pancasila

Presiden Soeharto (1967-1998)

Pancasila sebagai dasar negara tidak dipersoalkan dan tidak disangsikan seujung rambutpun mengenai ketepatannya sebagai dasar falsafah negara, yang dapat memberi bimbingan bagi kemajuan, kesejahteraan dan keselamatan bangsa Indonesia.

Baca juga: LaNyalla: Serambi Bung Karno, Bukti Pancasila Wadah yang Utuh

“Ajakan saya adalah menjabarkan Pancasila dalam rumusan-rumusan yang sederhana dan jelas untuk dipakai sebagai pedoman sikap hidup manusia Pancasila. Jangan terulang lagi misalnya, Pancasila lalu merubah menjadi “nasakom” yang membawa bencana itu.” (Pidato pembukaan sidang DPR untuk sidang 1975/1976)

“Ini merupakan masalah yang penting, sebab Pancasila bukan hanya semboyan atau rangkaian kalimat yang kita anggap luhur dalam Pembukaan UUD 45 tetapi tidak menyentuh kehidupan kita.” (Pidato pembukaan sidang DPR untuk sidang 1975/1976)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement