Share

Mensos Risma Akan Buat Tanggul Sungai di NTT untuk Antisipasi Badai Seroja

Widya Michella, MNC Media · Sabtu 04 Juni 2022 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 04 340 2605532 mensos-risma-akan-buat-tanggul-sungai-di-ntt-untuk-antisipasi-badai-seroja-JeRmDNAnkc.jpg Menteri Sosial Tri Rismaharini/Widya Michella

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengatakan pihaknya akan membuat tanggul di sungai di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi tidak terjadi lagi bencana Badai Seroja seperti pada tahun 2021.

"Sudah kita lakukan pembangunan tanggul di wilayah kita. Saya pikir tiga sampai empat bulan kelar,"ujar Mensos saat ditemui wartawan di Kantor Kemensos Jakarta, Jumat,(03/06/2022).

Selain itu, pihaknya juga turut membangun sebanyak 20 unit rumah di dekat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, Timor Leste. Nantinya rumah akan didesain tahan gempa guna melindungi warga dari reruntuhan saat terjadi bencana susulan.

"Sebetulnya ada delapan unit, tapi karena kita lihat disitu ada banyak rumah yang tidak layak. Kita genapi jadi 20 unit,"ujarnya.

Kemudian bantuan seperti eskavator dan pembangunan poliklinik juga dilakukan atas bekerjasama dengan Direktorat Potensi Sumber Daya Sosial Kementerian Sosial, PT United Tractors Tbk, PT Pamapersada Nusantara, CV. Surabaya Satu, dan Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain pemberian bantuan penanggulangan bencana, Kemensos juga membangun student learning center untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak di NTT. Pada student learning center akan dilengkapi berbagai fasilitas mulai dari buku bacaan, komputer serta jaringan internet.

"Kita akan fasilitasi dengan berbagai peralatan agar anak-anak kalau belajar sekolah jarak jauh, mereka bisa gunakan komputer,"ujar Mensos.

Student learning center pun akan didukung dengan ketersediaan air bersih dan surya sollar cell sebagai penerangan setiap harinya.

"Jadi mereka harus mandiri karena TTU jauh dari pusat kota kurang lebih 3 jam jadi jauh sekali tempatnya,"kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini