Share

Unik! Nikah Massal Digelar di Pantai Krakal Gunungkidul, Mas Kawin Lobster Goreng!

Kismaya Wibowo, iNews · Kamis 09 Juni 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 510 2608462 unik-nikah-massal-digelar-di-pantai-krakal-gunungkidul-mas-kawin-lobster-goreng-urE4YWgKDL.jpg Nikah massal di Gunungkidul. (Foto: Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL - Enam pasang pengantin asal Yogyakarta memilih cara unik dan berbeda dalam melangsungkan pernikahan. Keenam pasangan tersebut memilih untuk mengikuti nikah massal di pinggir Pantai Krakal, Gunungkidul, Yogyakarta.

Tak hanya kegiatan nikah massal di pinggir pantai yang menarik, namun mas kawin yang digunakan adalah seekor lobster dan juga cincin.

Keenam pasangan yakni Dwi Retno-Agus Widodo, Novia Sri Livertina-Noor Biyantoro, Ratna Kurniawan-Untung Supriyono, Veronika Purwitasari-Prabaka Priatmaja, Afitya Lestari-Rio Hadi, dan Dwi Nuraeni-Wawan Iswahyudi. Mereka memilih untuk mengikuti nikah massal di pinggir pantai.

Selain itu untuk sampai ke lokasi akad nikah, rombongan yang berisi calon pengantin diarak keliling menggunakan mobil Jeep.

 Baca juga: 5 Fakta Pria Menikah dengan Kambing, Muhammadiyah Tegaskan Merusak Akidah

Sesampainya dikawasan pantai/ keenam pasangan tersebut disambut dengan berbagai tarian sebelum akhirnya mereka menjalankan ijab qabul

Salah satu pengantin dari Sleman, Yogyakarta agus widodo merasa senang mengikuti acara nikah massal ini. Dia mengaku memilih untuk nikah massal karena unik dan berbeda dari biasanya.

Lebih uniknya lagi, mas kawin yang disiapkan pun meliputi cincin perak dan lobster goreng untuk persembahan sang pengantin.

Panitia nikah massal, Ryan Budi Nuryanto menjelaskan, penjaringan peserta telah dilakukan sesuai Undang Undang Pernikahan yang berlaku. Salah satunya usia para pengantin minimal 19 tahun.

“Para peserta dibuka untuk umum, tak hanya wilayah lokal DIY saja namun juga luar daerah,” ujar Ryan, Kamis (9/6/2022).

Keenam peserta ini adalah bagian dari 20 peserta yang dinikahkan dalam konsep wedding destination untuk Daerah Istimewa Yogyakarta. Ryan mengatakan kegiatan nikah bareng seperti ini akan terus dilakukan di obyek-obyek wisata lain di Kabupaten Gunungkidul.

Untuk mengikuti nikah bareng ini peserta tidak dipungut biaya sama sekali. Bahkan dibantu jika memiliki kekurangan persyaratan.

Konsep nikah pun dibuat semeriah mungkin dengan harapan mampu membantu mempromosikan pariwisata khususnya yang ada di Gunungkidul.

Panitia berharap agar pasangan yang menikah ini bisa menjadi keluarga yang harmonis serta lancar dalam menjalani rumah tagga nantinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini