Diketahui, selama ini pihak organisasi mengklaim dirinya adalah organisasi masyarakat yang berlandaskan keagamaan serta sejalan dengan ideologi Pancasila.
Namun, belakangan polisi mengungkapkan fakta berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan bahwa Organisasi Khilafatul Muslimin bertolak belakang dengan Pancasila.
Berdasarkan keterangan polisi, kedua tersangka yang diamankan itu berperan sebagai pelaksana operasional organisasi dengan peran masing-masing turut membantu perbuatan pidana oleh tersangka utama, Abdul Qodir Hasan Baraja.
Ia adalah pimpinan tertinggi Organisasi Khilafatul Muslimin dengan rekam jejak sebagai revidivis terorisme kasus pengeboman Candi Borobudur tahun 1985.
Saat ini dua tersangka dan barang bukti yang diamankan akan dibawa ke Polda Metro Jaya untk penyelidikan lebih lanjut.
(Natalia Bulan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.