Share

Perkenalkan, Nama Baru Restoran McDonald's di Rusia Vkusno & Tochka

Susi Susanti, Okezone · Senin 13 Juni 2022 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 18 2610688 perkenalkan-nama-baru-restoran-mcdonald-di-rusia-vkusno-tochka-33CR3E7Oyn.jpg Restoran McDonald ganti nama di Rusia (Foto: AP)

RUSIA - Lengkungan emas dan Big Mac mungkin telah hilang, tetapi orang Rusia melihat 15 restoran McDonald's dibuka kembali pada Minggu (12/6/2022) di bawah merek dan kepemilikan baru yakni Alexander Nikolaevich Govor.

Raksasa makanan cepat saji Amerika Serikat (AS) telah berganti nama menjadi "Vkusno & Tochka," yang diterjemahkan menjadi "Enak dan hanya itu."

Menurut siaran pers, perusahaan yang dipimpin direktur jenderal Oleg Paroev ini berencana untuk membuka 200 cabang pada akhir Juni dan semua cabang pada akhir musim panas.

Baca juga: Bocah 2 Tahun Pesan 31 Burger hingga Rp1,3 Juta Usai Sang Ibu Tinggalkan Ponsel dalam Keadaan Tidak Terkunci

"Jika Anda ingat, pada bulan Mei, McDonald's mengumumkan bahwa mereka menghapus bisnis mereka dari Rusia. Saya sangat bangga bahwa mereka memilih saya untuk terus mengembangkan bisnis ini. Itu berarti perusahaan memandang saya sebagai seseorang yang sepenuhnya berbagi semua prinsip bisnis dan nilai-nilai. McDonald's," kata Govor pada konferensi pers.

Baca juga: Alasan McDonald's Tutup Semua Gerainya di Rusia setelah Lebih dari Tiga Dekade

"Saya tidak akan menyembunyikan fakta bahwa saya adalah orang yang ambisius, jadi saya tidak hanya akan membuka 850 restoran tetapi saya juga akan mengembangkan yang baru," katanya.

Menurut siaran pers, 62.000 mantan karyawan McDonald's juga ditahan.

Rebranding itu bertepatan dengan Hari Rusia, hari libur yang menandai kemerdekaan negara itu. Itu terjadi di lokasi yang sama di Lapangan Pushkinskaya Moskow, tempat McDonald's membuka restoran Rusia pertamanya pada 31 Januari 1990.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

CBC melaporkan pada saat itu, pada hari pertama, 30.000 orang dilayani dan menjadi rekor McDonald's untuk hari pembukaan. Lokasi tersebut bahkan harus tetap buka berjam-jam lebih lama dari yang direncanakan karena ramainya pengunjung.

Menurut artikel Washington Post pada 1990, sekitar 630 karyawan dipilih dari 27.000 pelamar.

"Kira-kira 32 tahun yang lalu...ada banyak orang di Pushkinskaya Square, ketika waralaba McDonald's pertama dibuka di sini di Rusia. Ini menyebabkan kehebohan. Saya pikir kegilaan akan sama besarnya dengan rantai restoran baru ini, dengan pemilik baru, pengusaha sejati," kata Alexei Alexeevich, Kepala Departemen Perdagangan Moskow, saat konferensi pers pada Minggu (12/6/2022).

McDonald's kemudian memperluas jangkauannya di dalam negeri dan pada awal Maret, ada sekitar 850 lokasi yang beroperasi di Rusia.

Namun, rantai tersebut memutuskan untuk meninggalkan negara itu dan menjual bisnisnya di Rusia, sejalan dengan banyak bisnis Barat lainnya setelah invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai pada Februari.

Reuters melaporkan McDonald menerima biaya hampir USD1,4 miliar (Rp20.5 triliun) setelah penjualan ke Govor. Paroev mengatakan waralaba lain dapat bekerja di bawah merek baru, tetapi merek tradisional McDonald's akan meninggalkan negara itu.

Layanan anti-monopoli Rusia mengatakan rantai tersebut dapat memilih untuk membeli restorannya di Rusia kembali dalam waktu 15 tahun, meskipun banyak persyaratan penjualan ke Govor masih belum jelas.

"Jika pembukaan McDonald's pada 1990 melambangkan awal dari era baru dalam kehidupan Soviet, era dengan kebebasan yang lebih besar, maka keluarnya perusahaan saat ini tidak hanya mewakili penutupan bisnis, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan," terang Darra Goldstein, Willcox B. dan Harriet M. Adsit profesor Rusia, emerita, di Williams College.

Logo baru perusahaan yang dibagikan kepada CNN memiliki "simbol utama restoran" yang digambarkan di atasnya - yang seharusnya berupa dua batang kentang goreng kuning dan burger oranye. Latar belakang hijau, kata kantor pers kepada CNN, melambangkan "kualitas produk dan layanan yang biasa digunakan para tamu."

Reuters melaporkan konsumen berbondong-bondong datang ke tempat yang dulunya merupakan toko utama McDonald's di pusat kota Moskow pada Minggu (12/6/2022).

Meskipun "Vkusno & Tochka" tidak menawarkan beberapa item yang paling dikenal di menu McDonald -- termasuk Big Mac -- pelanggan masih dapat membeli burger keju ganda seharga 129 rubel (Rp33.000). Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan sekitar 160 rubel (Rp41.000) di bawah McDonald's dahulu, dan burger ikan seharga 169 rubel (Rp43.000), bukan sekitar 190 rubel (Rp49.000) sebelumnya.

Alexander Merkulov, manajer kualitas di perusahaan baru tersebut mengatakan meskipun ada beberapa perubahan menu, komposisi burger dan peralatan McDonald's tetap sama.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini