Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Bocah Somalia Pura-Pura Jadi Siswa Demi Mendapat Makanan

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 21 Juni 2022 |12:03 WIB
Kisah Bocah Somalia Pura-Pura Jadi Siswa Demi Mendapat Makanan
Kisah bocah Somalia menyamar jadi anak sekolah demi mendapatkan makanan (Foto: Antara/Reuters)
A
A
A

Faktor lainnya adalah suhu udara di Somalia yang meningkat rata-rata 1,7 derajat Celcius dari level pra-Revolusi Industri, lebih tinggi daripada rata-rata global yang mencapai 1,2 derajat, kata Babiker.

Udara kering membuat tanah dan tanaman lebih cepat menguap.

Tanduk Afrika telah mengalami bencana iklim lain dalam beberapa tahun terakhir –banjir yang merusak, jumlah topan yang mencetak rekor, dan munculnya kawanan belalang– sehingga wilayah itu banyak dilanda krisis, kata dia.

"Tak ada waktu untuk memulihkan diri," kata Babiker.

Pemerintah telah mewaspadai respons bantuan internasional yang lambat. Utusan khusus Abdirahman Abdishakur Warsame mengatakan negara-negara perlu "memberi perhatian pada kekeringan ini sebelum menjadi bencana kelaparan."

"Semua kehidupan manusia adalah sama," ujarnya.

"Komunitas internasional, khususnya negara-negara Barat, lebih memperhatikan Ukraina daripada krisis yang lain,” lanjutnya.

Menurut data PBB, hingga kini, Somalia baru menerima 18 persen dari bantuan kemanusiaan senilai USD1,46 miliar (Rp21,64 triliun) tahun ini, jauh di bawah angka tahun lalu.

Sebaliknya, Ukraina telah menerima 71 persen dari bantuan senilai USD2,25 miliar (Rp 33,36 triliun ) yang mereka minta buat enam bulan.

Para pejabat senior PBB telah berulang kali memberikan peringatan tentang kurangnya bantuan bagi Tanduk Afrika untuk mengatasi kekeringan parah.

Diketahui, Dollow termasuk lebih baik dalam menerima bantuan kemanusiaan ketimbang sebagian besar kota di Somalia. Kota itu juga merupakan salah satu tempat teraman dari konflik akibat pemberontakan.

Lebih dari 520 pekerja bantuan telah diculik, dilukai atau dibunuh selama 15 tahun terakhir, mayoritas dari mereka adalah warga Somalia.

Di Dollow, tentara berpatroli di jalan-jalan dan menjaga ketertiban.

SD Kabasa didirikan untuk membantu banyak keluarga yang mengungsi selama bencana kelaparan pada 2011.

Jumlah mereka bertambah lagi selama kekeringan pada 2016-2017, ketika intervensi kemanusiaan dilakukan lebih awal sehingga angka kematian tetap rendah.

Sekitar seperlima jumlah siswa umumnya meninggalkan sekolah selama masa-masa sulit dan tak pernah kembali lagi, kata Rania Degesh, wakil direktur Afrika Timur dan Selatan di Dana Anak-Anak PBB (UNICEF).

"Saat Anda mencabut anak-anak (dari sekolah), Anda membuat mereka terpapar ancaman luar biasa: eksploitasi, kekerasan gender, pernikahan dini, rekrutmen, pengabaian," kata Degesh.

Program pemberian makan membujuk mereka agar tetap bersekolah.

Program Pangan Dunia PBB mengatakan sekolah di Somalia menerima USD0,41 (Rp 6.000) per anak untuk dua kali makan sehari. Namun, menyusutnya anggaran memangkas program yang telah membantu 110 ribu anak-anak Somalia itu.

Sekolah telah memasuki masa libur dua bulan. Ketika anak-anak masuk sekolah pada Agustus tidak akan ada lagi dana untuk memberi makan.

Para guru di SD Kabasa mengatakan Bashir dan kawan-kawannya termasuk dari sedikitnya 50 anak tak terdaftar yang muncul setiap hari untuk mendapatkan makanan.

Kadang para guru mengusir mereka, kadang menawari makanan sisa, dan tak jarang menutup mata atas perilaku mereka.

"Jika mereka ikut makan, maka tak cukup buat para siswa," kata kepala sekolah Kasaba, Abdikarim Dahir Ga'al, saat memperhatikan kawanan Bashir menyelinap ke halaman sekolah.

Ga'al pura-pura tidak memperhatikan. Hari itu adalah hari terakhir sekolah.

"Saya seorang guru," ujarnya.

“Tetapi saya juga orang tua,” terangnya.

Di luar, Bashir bergegas bersama rombongan terakhir siswa yang menerima makanan. Dia muncul membawa sepiring kacang dan jagung tumbuk. Seringainya lebar dan kepalanya terangkat. Akhirnya, dia bisa makan.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement