Share

Putin Akan Melakukan Perjalanan Luar Negeri Pertama Sejak Invasi ke Ukraina

Susi Susanti, Okezone · Senin 27 Juni 2022 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 18 2618970 putin-akan-melakukan-perjalanan-luar-negeri-pertama-sejak-invasi-ke-ukraina-lS0GkSv8lT.jpg Presiden Rusia Vladimir Putin akan melakukan perjalanan ke luar negeri sejak invasi ke Ukraina (Foto: AFP)

RUSIA - Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengunjungi Turkmenistan dan Tajikistan minggu depan dalam perjalanan luar negeri pertamanya sejak peluncuran operasi militer di Ukraina pada 24 Februari lalu.

Di Dushanbe, Putin akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Tajik Emomali Rahmon. Saluran Rossiya 1 melaporkan pada Minggu (26/6/2022), negosiasi dan makan malam kerja telah direncanakan untuk kedua pemimpin.

Putin dan Rahmon sudah bertemu bulan lalu, ketika pemimpin Tajik itu menjadi satu-satunya kepala negara asing yang menghadiri parade Hari Kemenangan di Moskow pada 9 Mei lalu.

Baca juga: Biden: Putin Harap NATO dan G7 Terpecah Belah, Tapi Kami Tidak Akan Melakukannya

Presiden Rusia kemudian akan melakukan perjalanan ke negara Asia Tengah lainnya, Turkmenistan, di mana KTT Kaspia VI dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni.

Baca juga: Rusia Janjikan Rudal Kemampuan Nuklir Iskander-M ke Belarusia, Daya Jangkau hingga 500 Km 

Acara di ibu kota Ashgabat ini akan mempertemukan para pemimpin negara-negara yang memiliki akses ke Laut Kaspia – Rusia, Iran, Kazakhstan, Azerbaijan, dan Turkmenistan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Ini akan menjadi yang pertama kalinya bagi Putin di luar Rusia sejak kunjungannya ke China pada awal Februari untuk pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Beijing dan berbicara dengan Presiden China Xi Jinping.

Bepergian ke luar negeri telah menjadi rumit bagi pejabat Rusia sejak awal operasi militer di Ukraina, yang mendorong sanksi internasional yang menargetkan negara dan warganya.

Sebuah skandal diplomatik pecah awal bulan ini setelah Bulgaria, Makedonia Utara, dan Montenegro menutup wilayah udara mereka untuk pesawat Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, yang membuatnya membatalkan rencana kunjungan ke Serbia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini