Sudah ada ratusan produk yang telah diproduksi, mulai dari kau, tas, goodie bag, dompet, topi, selendang hingga pashmina.
Ruminah berharap, hasil produksi ecoprint di Desa Suak Gual ini dapat dipasarkan tidak hanya di skala lokal, namun juga bisa dipasarkan hingga luar negeri. "Semoga dengan adanya penyuluhan dari KKP bisa di pasarkan ke luar negeri," ungkapnya.
Sebagai informasi, hasil pemberdayaan wanita nelayan dalam bentuk ecoprint tersebut direncanakan akan dipamerkan pada rangkaian kegiatan Presidensi Indonesia G-20 pada bulan Oktober hingga November 2022.
(Angkasa Yudhistira)