“Antara tahun 2016 hingga 2020, 82 persen dari semua korban anak yang diverifikasi terjadi hanya di lima negara: Afghanistan, Israel dan Palestina, Suriah, Yaman, dan Somalia. Juga penting untuk dicatat, banyak anak mengalami lebih dari satu pelanggaran, sehingga meningkatkan kerentanan mereka,” ujarnya, dikutip VOA.
Laporan itu telah memverifikasi setidaknya 25.700 penculikan anak dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam konflik dan lebih dari 93.000 anak direkrut sebagai tentara oleh semua pihak yang terlibat konflik. Selain itu, mereka diperkosa, dinikahkan secara paksa, dengan sedikitnya 14.200 anak juga menjadi sasaran bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.