JAKARTA - Tiga santriwati di bawah umur menjadi korban rudapaksa oleh ustaz di Pondok Pesantren Istana Yatim Riyadul Jannah, Depok Jawa Barat. Rudapaksa dan pencabulan telah berlangsung berulang kali selama satu tahun terakhir.
Penasihat hukum pelapor, Megawati menerangkan peristiwa pencabulan dan rudapaksa tersebut telah berlangsung satu tahun terakhir. Sebanyak lima orang sebagai terlapor terdiri dari empat ustaz dan satu kakak kelas.
"Sudah satu tahun berjalan baru-baru satu minggu ini kasus ini terungkap. Dan parahnya lagi seminggu setelah mau dijemput sama orang tuanya, kemarin malamnya itu masih di (lecehkan)," kata Megawati saat dikonfirmasi, Kamis (30/6/2022).
Cerita dari salah satu korban Megawati menjelaskan, kronologi insiden rudapaksa terjadi ketika para korban dipanggil dan dimasukkan ke dalam ruangan. Tidak hanya sendiri setidaknya ada lima korban dalam satu ruang.
Baca juga: Korban Rudapaksa Oknum Ustaz di Depok Diduga Lebih dari Tiga Orang
"Dan jadi setiap malam mereka datang ke kamar itu dan dibekap dan dilakukan itu (pelecehan). Ada yang di kamar mandi ada yang di ruangan kosong," jelasnya.
Baca juga: Dikenal Sering Ibadah dan Jadi Imam Masjid, Warga Terkejut AR Hamili Anak Kandungnya
Megawati menyebut, tidak memiliki bukti fisik dalam peristiwa pemerkosaan tersebut. Namun alat kelamin korban mengalami luka dan bengkak sehingga susah untuk membuang air kecil.
"Memang saya tidak melihat langsung Tapi anak itu megang terus dia bilang dengan sakit buang air kecil dan dibilang aku masih bengkak (vaginanya)," jelasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.