Share

Polisi Tangkap PNS yang Diduga Selundupkan Senpi dan Amunisi ke KKB

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 30 Juni 2022 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 340 2621038 polisi-tangkap-pns-yang-diduga-selundupkan-senpi-dan-amunisi-ke-kkb-yEGiFm48wJ.jpg Ilustrasi/ Foto: Istimewa

JAKARTA - Polisi menangkap pelaku penyelundupan senjata api (senpi) jenis FN beserta 615 butir amunisi di Kabupaten Yalimo. Pelaku berinisial AN itu diketahui seorang PNS di Kabupaten Nduga.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, menjelaskan penangkapan tersebut berawal dari anggota Sie Propam Polres Yalimo yang mencurigai seseorang dengan kendaraan roda dua. Kemudian personel Polres Yalimo menggelar razia terhadap kendaraan bermotor yang melintas dari arah Jayapura menuju Wamena di sekitaran pos Yalimo.

 BACA JUGA:Tersangka Utama Serangan Teror Paris 2015 Divonis Hukuman Seumur Hidup

“Kemudian anggota yang tengah melaksanakan razia tersebut melihat adanya kendaraan roda dua Jenis Honda versa warna Putih tanpa Nopol milik pelaku. Setelah itu anggota langsung mengerahkan pelaku ke dalam Pos Yalimo untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kamal kepada awak media, Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Menurut Kamal, ketika anggota ingin melakukan pemeriksaan awalnya pelaku menolak sehingga semakin menguatkan kecurigaan anggota terhadap pelaku namun anggota tetap melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

 BACA JUGA:Banjir Genangi Permukiman Warga di Wilayah Sungai Serut Bengkulu

“Setelah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku berinisial AN, anggota berhasil menemukan 2 buah jerigen 5 liter Warna Hitam berisikan ratusan amunisi tajam dan juga ditemukan senjata api Pistol jenis FN yang juga diisi dalam jerigen serta 2 magasin amunisi jenis V2 Sabhara dan magasin jenis SS1,” ujar Kamal.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah HP Nokia kecil, 1 Buah HP Samsung Androi, 1 buah KTP, 1 Buah Kartu Pegawai, 1 Buah Kartu Berobat, 1 Buah Kartu BPJS.

Kemudian 1 Buah Kartu Vaksin Pertama, 1 Buah Kartu Pasien, 2 Buah Obeng, 5 Kunci-Kunci, 1 Buah Dompet, 21 Foto Laki-laki, 7 Foto Anak Kecil, 4 Foto Perempuan, 2 Foto Gandeng, 1 Buah Tas Noken, 1 Buah Kalung Slongsong, 1 Buah Termos Air Panas, 2 Buah ATM Bank Papua, 2 Buah Jerigen, 5 Buah Celana, 2 Buah Baju, 1 Buah Tas, 5 Paket Obat Ringan, 2 Buah Lem Perekat, 3 Buah Korek Api, 1 Bungkus Rokok Surya, 1 Pucuk Senjata FN, 1 magasen SS1, 1 Magasen V2 Sabhara, 1 Unit Motor Verza tanpa Plat Nomor dan Uang sebesar Rp2.219.500.

 BACA JUGA:WHO: Cacar Monyet Berisiko Tinggi Bagi Kelompok Rentan, Wanita Hamil hingga Anak-Anak

“Adapun jenis amunisi yang diamankan adalah MK3 sebanyak 379 Butir, Moser sebanyak 2 Butir, AK sebanyak 3 butir, SS1 sebanyak 158 butir, Revolver sebanyak 10 butir, Us carabine sebanyak 52 Butir dan V2 sebanyak 11 butir dengan total keseluruhan 615 butir amunisi tajam,” papar Kamal.

Kamal menambahkan dari keterangan awal pelaku bahwa Amunisi, Magasen dan Satu Pucuk senjata api tersebut akan diserahkan kepada KKB Wilayah Nduga pimpinan Jenderal Egianus Kogoya dengan tempat penyerahan akan diserahterimakan di Wamena bertempat di Distrik Napua Kabupaten Jayawijaya lewat kurir dan utusan Egianus Kogoya.

“Saat ini, tersangka kita sudah amankan di Polres Wamena guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Kamal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini