Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

8 Wabah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Dunia, Ada Covid-19?

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 04 Juli 2022 |13:55 WIB
8 Wabah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Dunia, Ada Covid-19?
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Sepanjang sejarahnya, dunia telah beberapa kali dilanda wabah dan pandemi penyakit yang menelan banyak korban jiwa. Wabah dan pandemi ini menyebabkan ratusan ribu, bahkan jutaan orang kehilangan nyawa, dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan.

BACA JUGA: Selain Covid-19, Ini 5 Pandemi Paling Mematikan di Dunia

Berikut ini beberapa pandemi paling mematikan yang pernah tercatat di dunia, dirangkum dari beberapa sumber:

1. Kematian Hitam (1334-1353) 

Jumlah kematian: antara 75 hingga 200 juta 

Pandemi kedua wabah pes kemungkinan muncul di timur laut China, membunuh mungkin lima juta orang dengan cepat. Wabah bergerak ke barat, melalui India, Suriah dan Mesopotamia. Pada tahun 1346 itu menghantam pelabuhan perdagangan yang disebut Kaffa di Laut Hitam.

Kapal-kapal yang berangkat dari Kaffa membawa barang dagangan dan juga membawa tikus, yang membawa kutu, yang membawa Yersinia Pestis ke Eropa melalui Messina, Italia pada Oktober 1347. Dalam lima tahun berikutnya, Kematian Hitam merenggut nyawa hampir setengah populasi Eropa.

 BACA JUGA: Covid-19 Jadi Pandemi Paling Mematikan Sepanjang Sejarah AS

2. Flu Spanyol (1918-1920) 

Jumlah kematian antara 50-100 juta 

Pandemi Flu Spanyol diyakini menyebar pada akhir Perang Dunia I, pada Juni 1918, melalui lalu lintas pasukan yang pergi ke medan perang di berbagai belahan dunia.

Hanya dalam waktu beberapa bulan, pada akhir 1918, Flu Spanyol elah merenggut kemungkinan sebanyak 18,5 juta jiwa di Asia Selatan. Di Brevig Mission, sebuah desa di Alaska, 90 persen penduduknya meninggal akibat penyakit ini.

Freetown, Liberia, kehilangan empat persen populasinya dalam tiga minggu. Persia mungkin telah kehilangan sebanyak 22 persen rakyatnya. 50 hingga 100 juta orang di seluruh dunia meninggal sebelum kekebalan yang meningkat menumpulkan ancaman virus.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement