Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

8 Wabah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Dunia, Ada Covid-19?

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 04 Juli 2022 |13:55 WIB
8 Wabah Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Dunia, Ada Covid-19?
Ilustrasi.
A
A
A

3. Cacar (1520 – awal 1600-an) 

Jumlah kematian antara 25-56 juta

Cacar telah menjadi momok yang akrab di banyak bagian dunia selama berabad-abad ketika orang Eropa pertama tiba di pantai Amerika. Di Eropa penyakit ini membunuh 20 persen hingga 60 persen orang yang terinfeksi, sementara mereka yang selamat memperoleh kekebalan. 

Namun, penduduk asli Amerika di “dunia baru” tidak memiliki kekebalan terhadap varian variolavirus ini. Saat kapal Spanyol mendarat di Veracruz, Meksiko pada April 1520, penyakit ini dibawa di dalam tubuh seorang budak Afrika yang terinfeksi.

Wabah yang muncul dari kontak itu menjadi bencana besar, yang diperparah oleh munculnya flu, yang seringkali membunuh orang-orang yang tidak terbunuh oleh cacar. Gelombang infeksi melanda benua Amerika selama beberapa dekade, dilaporkan membunuh 90 persen penduduk asli.

Para ahli meyakini bahwa runtuhnya peradaban besar penduduk asli akibat pandemi cacar ini membuka jalan kolonialisme Eropa di “dunia baru”.

4.Wabah Justinian: (541-549) 

Jumlah kematian antara 30-50 juta orang 

Penyakit, yang sekarang dipastikan sebagai wabah pes,mencapai Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Romawi atau Bizantium Akhir, pada 541 M. Dalam waktu singkat penyakit ini membunuh 10.000 orang per hari, memunculkan pemandangan mengerikan mayat-mayat ditumpuk di ruangan seperti karung.

Catatan menunjukkan bahwa wabah itu meluas melintasi benua, mencapai Mesir Romawi, Mediterania, Eropa Utara, dan Semenanjung Arab.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement