Share

Korsel-China Sepakat Pulangkan Jasad Tentara Perang Korea Kloter ke-9, 825 Jenazah Sudah Dipulangkan

Susi Susanti, Okezone · Rabu 06 Juli 2022 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 18 2624341 korsel-china-sepakat-pulangkan-jasad-tentara-perang-korea-kloter-ke-9-825-jenazah-sudah-dipulangkan-EEG0CYhBc9.jpg China-Korsel sepakat pulangkan jasad tentara Perang Korea (Foto: Reuters)

BEIJING - Korea Selatan (Korsel) dan China menyepakati pemulangan sejumlah jenazah tentara China yang gugur selama berkecamuk Perang Korea pada 1950-1953.

Pernyataan pers Kementerian Urusan Veteran China (MVA) yang dipantau di Beijing, Selasa (5/7/2022) menyatakan beberapa jasad dan barang milik prajurit yang gugur akan ditempatkan dalam peti di Korsel pada 15 September 2022 dan sehari berikutnya akan diserahkan kepada delegasi China sebelum dipulangkan ke China pada hari itu juga.

Dikutip Antara, pemulangan tersebut merupakan kloter kesembilan jenazah tentara Sukarelawan Rakyat China (CPV) di era perang Korea. Sejak 2014, terdapat 825 jasad personel CPV yang telah dipulangkan.

 Baca juga: Sisa-Sisa Jenazah 109 Tentara China Korban Perang Korea Dipulangkan

Penentuan tanggal pemulangan jenazah kloter kesembilan tersebut berdasarkan kesepakatan MVA dan Kementerian Pertahanan Korsel yang dicapai pada Minggu (3/7/2022).

Baca juga:  Mengharukan, Veteran Perang Ini Bertemu Kembali dengan Kekasihnya Setelah 70 Tahun Terpisah

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kedua belah pihak juga bersepakat untuk meningkatkan kerja sama penyerahan jenazah personel CPV yang kebetulan pada tahun ini menandai peringatan 30 tahun hubungan diplomatik China-Korsel.

Perang Korea merupakan konflik Korea Utara dan Korea Selatan yang terjadi pada 25 Juni 1950 hingga 27 Juli 1953. Perang itu merupakan perang proksi antara Amerika Serikat bersama sekutu melawan Komunis China yang bekerja sama dengan Uni Soviet.

Jumlah korban tewas dari Perang Korea diperkirakan hampir 40.000 dari militer AS, 46.000 dari tentara Korea Selatan, 215.000 tentara Korea Utara, 400.000 tentara China, dan empat juta warga warga sipil.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini