Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Setelah Dua Abad Salah Identifikasi, Spesies Teratai Raksasa Ditemukan

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 09 Juli 2022 |03:04 WIB
Setelah Dua Abad Salah Identifikasi, Spesies Teratai Raksasa Ditemukan
Teratai raksasa/ Foto: BBC
A
A
A

JAKARTA - Spesies baru bunga teratai raksasa ditemukan setelah selama hampir dua abad salah diidentifikasi.

Tanaman teratai raksasa itu awalnya dimasukkan dalam arsip Royal Botanic Garden di kawasan Kew, pinggiran London dan tumbuh di sejumlah taman air. Namun selama 177 tahun terakhir tanaman itu diidentifikasi sebagai spesies lain.

 BACA JUGA:Hasil Perempatfinal Malaysia Masters 2022: Apriyani Rahayu/Siti Fadia Kalah dari Wakil Tuan Rumah

Kini, penelitian saintifik mengungkap bahwa tanaman itu adalah teratai jenis baru.

Tanaman itu juga mencatatakan rekor sebagai teratai terbesar di dunia, dengan lebar daun sekitar 3 meter.

Teratai jenis baru itu disebut Victoria boliviana - dinamai seperti Bolivia, negara tempat teratai itu tumbuh di cekungan air di sekitar sungai Amazon.

Ahli hortikultura, Carlos Magdalena, salah satu pakar bunga teratai terkemuka di dunia, sudah lama mencurigai bahwa tanaman itu berbeda dengan dua jenis teratai raksasa lain, Victoria amazonica dan Victoria cruziana.

 BACA JUGA:Pekerja Migran yang Diperdagangkan ke Kamboja Kerap Disetrum dan Dihukum Denda

Maka dari itu, para ilmuwan dari Bolivia, yang terdiri dari ilmuwan dari Herbarium Nasional di Bolivia, Taman Botani Santa Cruz dan Taman Botani La Rinconada, mendonasikan beberapa benih pada Royal Botanic Garden di Kew.

"Itu artinya kita dapat menumbuhkannya berdampingan dengan dua spesies lain dalam kondisi yang benar-benar serupa," kata Carlos seperti dilansir dari BBC, Jumat (8/7/2022).

"Ketika kami melakukannya, kami bisa melihat dengan jelas bahwa tiap bagian dari tanaman itu berbeda," sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa temuan itu adalah pencapaiankariernya. Bersama Carlos, ada seniman botani, Lucy Smith, yang membuat ilustrasi detail tentang tiga spesies teratai air raksasa itu.

Upaya yang dia lakukan untuk mendapatkan gambar yang detail ini, antara lain dengan mendatangi rumah kaca di malam hari karena bunga teratai hanya berkembang di gelap malam.

"Saya mendapat akses untuk melihat bunga dan juga dengan melihat daunnya. Saya sebagai seorang ilustrator, bisa menyoroti perbedaan yang saya lihat," kata Smith.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement