Share

Bejat! Iming-imingi Belikan Handphone, Pria Ini Setubuhi Bocah SD hingga Hamil 8 Bulan

Demon Fajri, Okezone · Senin 11 Juli 2022 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 340 2627535 bejat-iming-imingo-belikan-hp-pria-ini-setubuhi-bocah-sd-hingga-hamil-8-bulan-QHEYjBZvKj.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

BENGKULU - Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Kaur, Polda Bengkuu, menangkap terduga pelaku tindak pidana persetubuhan dan/atau pencabulan terhadap anak di bawah umur, berinisial CA (53).

Warga Kecamatan Sindang Danau, Kabupaten Oku Selatan, Sumatera Selatan, tersebut diduga telah menyetubuhi anak di bawah umur berinisial E (13), sebanyak 4 kali. Saat ini korban sudah hamil 8 bulan.

Untuk melancarkan aksi bejatnya, pria uzur itu mengiming-imingi korban yang masih berstatus bocah sekolah dasar (SD), tersebut dengan membelikan satu unit Handphone.

Kasat Reskrim Kaur Polres Kaur, Polda Bengkulu, Iptu Indro Witayudha Prawira mengatakan, dugaan tindak pidana persetubuhan dan/atau pencabulan anak di bawah umur tersebut, bermula ketika terduga pelaku CA berkunjung ke rumah orang tua korban, di Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur.

Dugaan tindak pidana itu, kata Indro, terjadi saat korban sedang duduk di teras rumah. Saat itu, terduga pelaku dari ruang tamu keluar menuju ke teras rumah mendekati untuk korban yang sedang duduk di teras rumah.

Di teras rumah, kata Indro, terduga pelaku langsung duduk di sebelah kiri korban. Saat itu terduga pelaku menawarkan ingin membelikan satu unit handphone.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Lantaran mendapatkan respons dari korban, jelas Indro, antara terduga pelaku dan korban pun akhirnya semakin dekat, dan timbul rasa suka. Terduga pelaku pun menjadi bernafsu terhadap korban.

"Terduga pelaku diduga telah menyetubuhi korban sebanyak empat kali. Saat ini terduga pelaku telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Kaur," kata Indro, Senin (11/7/2022).

Terduga pelaku, kata Indro, disangkakan dengan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 UU RI, No.17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU No.23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini