Share

Diteriaki Maling, Pria Ini Tikam Warga Secara Membabi-buta hingga Tewas

Demon Fajri, Okezone · Selasa 12 Juli 2022 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 340 2628162 diteriaki-maling-pria-ini-tikam-warga-secara-membabi-buta-hingga-tewas-V5sBx0XOxb.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

BENGKULU - Seoranhg pria asal Kecamatan Curup Timur, Kabuoaten Rejang Lebong, Bengkulu, berinisial RP (19), ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu. Dia ditangkap atas dugaan tindak pidana pembunuhan, salah satu warga Desa Air Putih, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Habibur Rahman (48).

Pelaku mengaku kesal lantaran dituduh mencuri dan diteriaki maling oleh korban. Tak terima atas hal itu, RP langsung menikam korban, dengan sajam jenis pisau sepanjang 20,5 cm.

Sebelum ditangkap, terduga pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di salah satu rumah tempat Ibunya bekerja, di Kelurahan Karya Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

Kejadian ini bermula ketika terduga pelaku berjalan kaki dari arah lapangan Setia Negara, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu 9 Juli 2022.

Pada saat berjalan kaki, tepatnya di depan lesehan pecel lele Lamongan, terduga pelaku diteriaki maling oleh korban yang sedang berada di dalam lesehan pecel lele, tersebut. Merasa kesal dituduh maling oleh korban, RP kemudian berlari ke arah korban sambil mencabut pisau miliknya yang berada di pinggang sebelah kirinya.

Terduga pelaku melompat ke arah korban, dan langsung menikam korban yang mengenai tangan kiri korban. Namun, korban masih tetap berdiri dan melindungi dirinya dengan kedua tangannya.

Lalu, RP langsung menikam ke arah badan dan kepala korban secara membabi buta. Terduga pelaku berusaha untuk melarikan diri.

Saat berjalan 5 meter, terduga pelaku melihat korban berlari ke arah pelaku sambil memegang kayu. Terduga pelaku pun langsung berbalik badan menikam korban sekali lagi yang mengakibatkan korban terjatuh.

"Terduga pelaku diteriaki maling oleh korban yang sedang berada di dalam lesehan pecel lele. Terduga pelaku merasa kesal dituduh maling," kata Kasat Reskrim Polres Rejang Lebongz Polda Bengkulu, AKP Sampson Hutapea, Selasa (12/7/2022).

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Saat kejadian, kata Sampson, korban mengalami luka tusuk pada bagian lengan sebelah kiri, luka tusuk pada bagian pelipis mata sebelah kiri, luka tusuk pada bagian Belakang Telinga sebelah kiri, luka tusuk pada bagian bawah tekiak sebelah kiri, luka tusuk pada bagian punggung belakang.

"Akibat dari luka tersebut korban meninggal dunia," ujar Sampson.

Selain mengamankan terduga pelaku, kata Sampson, pihaknya juga mengamankan barang bukti satu bilah senjata tajam jenis pisau bermata satu berujung runcing terbuat dari besi dengan panjang sekira 20,5 cm. Lalu, satu lembar celana bermotif kotak-kotak, satu lembar hoodie berwarna hijau gelap.

Petugas, kata Sampson, juga mengamankan barang milik korban, seperti satu potong celana panjang jeans warna abu-abu yang terdapat bercak darah merek police, satu potong kaos lengan pendek yang terdapat bercak darah.

Kemudian, satu potong hoodie lengan panjang warna hitam yang terdapat bercak darah di bagian dada, satu potong jaket parasut lengan panjang warna cokelat terdapat bercak darah.

Lalu, satu pasang sandal jepit warna putih merah yang terdapat bercak darah, satu batang kayu panjang kurang lebih 65 cm yang terdapat bercak darah dan terdapat paku di salah satu ujungnya.

Terduga pelaku, kata Sampson, disangkakan dengan Pasal 338 KUHPidana, subsidair Pasal 351 ayat 3, KUHPidana, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

"Terduga pelaku berhasil diamankan ketika di rumah tempat ibu terduga pelaku bekerja, di Kelurahan Karya Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara," jelas Sampson.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini