Share

Gunung Merapi 43 Kali Muntahkan Guguran Lava Sepekan Terakhir, Warga Diminta Waspada

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 16 Juli 2022 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 16 510 2630554 gunung-merapi-43-kali-muntahkan-guguran-lava-sepekan-terakhir-warga-diminta-waspada-k6FwJOagCr.jpg Gunung Merapi. (Foto: Antara)

JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi melaporkan dalam sepekan terakhir Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava sebanyak 43 kali.

“Pada minggu ini guguran lava teramati sebanyak 43 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 m,” tulis BPPTKG dikutip dari akun media sosial resminya, Sabtu (16/7/2022).

BPPTKG mengungkapkan pada kubah barat daya tidak teramati adanya perubahan ketinggian kubah. Untuk kubah tengah juga tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan.

“Berdasarkan analisis foto  volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.645.000 m3, dan kubah tengah sebesar 2.582.000 m3,” katanya.

Baca juga: Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1.800 Meter

Sementara itu, BPPTKG mengatakan intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi. Sedangkan deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,2 cm/hari.

Saat ini, BPPTKG melaporkan aktivitas vulkanik Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga.

BPPTKG mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

“Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Merapi,” imbau BPPTKG. 

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini