Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dinasti Rajapaksa Runtuh Usai Ekonomi Sri Lanka Ambruk, Baca Selengkapnya

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 17 Juli 2022 |06:00 WIB
Dinasti Rajapaksa Runtuh Usai Ekonomi Sri Lanka Ambruk, Baca Selengkapnya
Gotabaya Rajapaksa (Foto: AFP)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa melarikan diri beberapa jam sebelum dirinya dijadwalkan akan mengundurkan diri menyusul krisis ekonomi dan politik sangat parah yang melumpuhkan negara itu selama beberapa bulan terakhir, Rabu 13 Juli 2022.

Runtuhnya kekuasaan dan kaburnya Gotabaya ke Maladewa dan kemudian ke Singapura dan terakhir ke Jeddah, Arab Saudi, menandai keruntuhan dinasti keluarga Rajapaksa yang telah mendominasi kehidupan politik di Sri Lanka selama hampir 20 tahun.

Cengkeraman kekuasaan keluarga itu dimulai ketika Mahinda Rajapaksa, kakak laki-laki Gotabaya Rajapaksa, diangkat sebagai Perdana Menteri Sri Lanka pada 2004.

"Mahinda adalah seorang tokoh politik dengan sentuhan populis yang pandai memainkan isu-isu politik. Dia memproyeksikan dirinya sebagai tokoh yang dekat dengan rakyat. Dia juga dikelilingi oleh orang-orang dengan filosofi yang sama dengan yang dia bagikan," kata Ketua lembaga think tank LIRNEasia Rohan Samarajiva dilansir dari DW, Jumat 15 Juli 2022.

Baca juga: 6 Fakta Sri Lanka Bangkrut, Nominal Utangnya Bikin Melongo!

Mahinda terpilih sebagai Presiden Sri Lanka pada 2005. Di bawah kepemimpinannya, militer berhasil menghentikan perang saudara yang berlangsung hampir tiga dekade di negara Asia Selatan itu pada 2009.

Konflik tersebut merupakan bentrokan antara pemerintah Sri Lanka yang didominasi etnis mayoritas Sinhala dan kelompok pemberontak Macan Pembebasan Tamil Eelam, yang berharap dapat mendirikan negara terpisah untuk etnis minoritas Tamil, yang mencakup sekitar 15% dari total populasi 22 juta di negara itu.

Baca juga: Presiden Mengundurkan Diri, PM Sri Lanka Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Presiden

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement