Sejauh ini dari puluhan karyanya ternyata sebagian ada yang membuat orang lain tertarik. Sehingga dia pun mulai berani memajang karyanya di bengkelnya yang sederhana. Alhasil sebagian karyanya sudah ada yang dijual ke pemesan dari Bandung hingga ke Bali.
Menurutnya, untuk menyelesaikan satu kerajinan berbahan besi tergantung dari tingkat kerumitannya. Misalnya, untuk membuat replika burung elang dibutuhkan waktu sekitar dua bulan karena bahan-bahannya cukup sulit diperoleh.
BACA JUGA:Belok Tanpa Sein, Pengendara Motor Tewas Terlindas Bus
Tingkat kerumitan berdampak kepada harga dari karyanya. Bahkan dirinya mengaku pernah menerima upah hingga belasan juta rupiah dari seseorang kolektor burung di Bandung. Sebab karyanya saat itu sangat sulit dan butuh waktu lama untuk membuatnya.
"Butuh ketelatenan, kesabaran, dan selama ada ide pasti saya coba. Kalau soal harga ada yang dijual Rp200 ribu ada juga yang belasan juta, tergantung desainnya," kata dia.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.