Share

JK Ajak Umat Islam di ASEAN Tingkatkan Ukhuwah Lewat Komunitas Masjid

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 20 Juli 2022 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 18 2632883 jk-ajak-umat-islam-di-asean-tingkatkan-ukhuwah-lewat-komunitas-masjid-XvqqvypCMp.jpg Jusuf Kalla (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DPP DMI) Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh umat Islam di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN terus menjaga ukhuwah dan kebersamaan dalam konsep berbangsa dan bernegara lewat masjid.

Hal itu disampaikan JK pada Konferensi Internasional Komunitas Masjid Asean Tahun 2022 di Gedung DMI, Jalan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (20/7/2022).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah negara di ASEAN, yakni Indonesia dan Malaysia yang hadir secara Offline serta Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Myanmar, Timor Leste, Singapura dan Kamboja yang hadir secara online.

Pada kesempatan itu, JK mengatakan, masjid memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun umat. Sehingga pertemuan komunitas masjid Asean tersebut menjadi pintu untuk menjaga kebersamaan dan ukhuwah wasathiyah antar umat Islam di negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

“Penduduk ASEAN sekitar 660 juta jiwa. Islam itu hampir 200 juta dan penduduk muslim di asean itu terbesar di Asia, ada 41 persen. Dengan jumlah tersebut itu penting untuk menjaga ukhuwah secara bersama-sama melalui masjid,” kata JK lewat keterangan resmi yang diterima.

JK menyebutkan, jumlah masjid di Asean diperkirakan mencapai 900 ribu, atau jika dipersentasekan secara rata-rata, maka setiap 300 orang itu bisa ditampung dalam satu masjid. “Jadi sangat besar populasinya,” tambahnya.

Dengan kekuatan itu, kata JK, masjid butuh penguatan secara longgar dan tidak terikat pada kepengurusan pusat, melainkan komunitas. Dan yang penting mengedepankan kebersamaan untuk saling berukhuwah.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia pun berpendapat kebersamaan di masjid bisa menjadi jalan bagi umat Islam di ASEAN untuk mengatasi tuduhan adanya islam radikal.

“Melalui kekuatan masjid, kita bisa redam dan masyarakat bisa kita arahkan lebih moderat,” tambah mantan Wakil Presiden Indonesia ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini