“Kombinasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang dinilai publik ideal adalah sosok ketua umum/pimpinan partai politik dan sosok populer. Inilah maksud dari Otoritas didukung oleh popularitas,” ujar Bagus.
Sampel ditentukan dengan acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error 2,8% pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95%. Pengumpulan data sendiri dilakukan pada 21 Juni - 5 Juli 2022, melalui wawancara telepon menggunakan kuesioner terstruktur; oleh 40 enumerator.
Baca juga: Airlangga: Islam Mengajarkan Nilai Kemanusiaan dan Semangat Berbagi
“Tujuan survei ini mengidentifikasi persepsi dan sikap masyarakat terhadap isu-isu aktual terkait dengan kinerja pemerintahan, dan isu lain yang relevan dalam konstelasi Pilpres dan Pileg menuju 2024,” ujarnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.