Share

Serang 20 Orang, Jepang Buru Monyet Liar karena Cakar dan Gigit Penduduk

Susi Susanti, Okezone · Kamis 21 Juli 2022 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 18 2633425 serang-20-orang-jepang-buru-monyet-liar-karena-cakar-dan-gigit-penduduk-D2EumdUMRa.jpg Serangan monyet liar lukai 20 orang (Foto: AP)

TOKYO - Seekor monyet liar meneror sebuah kota kecil di barat daya Jepang, membobol rumah untuk menggigit dan mencakar penduduk. Pihak berwenang pun sedang melakukan perburuan hewan itu.

Menurut kantor administrasi kota, sekitar 20 orang di daerah Ogori Yamaguchi telah diserang monyet itu sejak 8 Juli lalu, dengan sebagian besar mengalami luka ringan.

Korban termuda adalah seorang gadis berusia 10 bulan, yang kakinya dicakar monyet setelah masuk melalui pintu kasa di lantai satu rumahnya.

Penyiar publik NHK melaporkan pada Selasa malam (19/7/2022), monyet itu menyerang sebuah sekolah dasar, menggigit seorang anak laki-laki berusia 10 tahun di lengan dan kedua tangannya.

Baca juga: Serangan Monyet Liar Sandera Anak Anjing Selama 3 Hari

Serangan itu menyerang dua orang lagi pada Selasa (19/7/2022) malam dan Rabu (20/7/2022) pagi, yakni seorang wanita berusia 60-an dan seorang wanita berusia 80-an, keduanya berada di luar saat itu.

Baca juga: Monyet Liar Ditembak Mati Usai Serang Bocah 4 Tahun hingga Kritis

Dalam serangan lain baru-baru ini, monyet itu menggigit seorang pria yang sedang mengeringkan pakaian di luar dan seorang wanita yang pintu kasa balkonnya terbuka. Itu juga menyerang dua saudara laki-laki balita setelah naik ke rumah mereka melalui jendela.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Pihak berwenang belum mengkonfirmasi jenis monyet apa yang bertanggung jawab atas serangan itu tetapi mengatakan daerah itu dihuni oleh kera, yang juga dikenal sebagai monyet salju Jepang. Kera dapat ditemukan di taman di beberapa daerah di Jepang, sering mengais makanan dari pengunjung.

Polisi meningkatkan patroli di daerah itu dan mendesak masyarakat untuk menutup jendela mereka sementara perburuan berlanjut.

Juru bicara kantor kota mengatakan daerah Ogori sebagian besar merupakan pemukiman, dan sangat jarang monyet liar meninggalkan hutan dan membahayakan manusia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini