Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Warga Harus Rela Bayar Biaya Tambahan Akibat Gelombang Panas di Asia

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 23 Juli 2022 |18:31 WIB
Cerita Warga Harus Rela Bayar Biaya Tambahan Akibat Gelombang Panas di Asia
Warga harus merogoh kocek untuk biaya tambahan akibat gelombang panas di Asia (Foto: Reuters)
A
A
A

BANGKOKGelombang panas yang menghantam hampir sebagian besar wilayah Eropa terus memicu masalah baru. Seperti kebakaran hutan dan panas ekstrem yang membuat kehidupan sehari-hari berjalan sangat sulit.

Lalu bagaimana dengan Asia? Saat gelombang panas melanda Vietnam utara dan tengah awal bulan ini, warga di sana harus membayar beberapa biaya tambahan.

Seperti biaya untuk untuk memesan makanan atau tumpangan di aplikasi Grab. Biaya tambahan yang diterapkan ketika suhu lokal mencapai 35 derajat Celcius ini terjadi beberapa bulan setelah perusahaan platform Asia Tenggara itu memperkenalkan biaya cuaca hujan di Vietnam.

“Bekerja di bawah kondisi cuaca buruk seperti itu bisa menyulitkan mitra pengemudi dan pengantaran kami. Kami ingin memastikan mereka mendapat kompensasi yang adil untuk itu," kata juru bicara Grab kepada Thomson Reuters Foundation.

Baca juga: Gelombang Panas di China, Suhu Diperkirakan 40 Derajat Celcius Akhir Pekan Ini

Di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh, Vietnam, biaya tambahannya adalah 5.000 dong Vietnam (Rp3.200) untuk ojek Grab, dan pengiriman makanan dan bahan makanan, dan 3.000 dong (Rp1.900) untuk layanan pengiriman cepatnya.

Baca juga: Gelombang Panas Terjang China Selama 10 Hari, Suhu Capai 40 Derajat Celcius

Nguyen Tuan, seorang pengemudi Grab di Kota Ho Chi Minh, mengatakan pembayaran tambahan memberi dia dan rekan-rekannya insentif, karena mereka harus bekerja terlepas dari kondisi cuaca.

"Kalau saya tidak bekerja, dari mana saya dapat uang untuk makan? Saya mencari nafkah dari hari ke hari," kata Tuan yang bekerja beberapa jam sehari sebagai pengantar makanan dan tukang ojek.

Di grup Facebook publik pengemudi Grab di Kota Ho Chi Minh dengan lebih dari 51.000 anggota, ada lusinan komentar tentang biaya tambahan akibat gelombang panas.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement