Share

Tak Hanya Ditembak, Kopda M Juga Rencanakan Santet dan Racun Istrinya

Nanda Aria, Okezone · Senin 25 Juli 2022 23:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 512 2636181 tak-hanya-ditembak-kopda-m-juga-rencanakan-santet-dan-racun-istrinya-gkShZG5gd0.jpg Konferensi pers penembakan istri TNI/ Foto: MNC Portal

JAKARTA - Tim gabungan TNI dan Polri bergerak cepat menangkap lima pelaku penembakan Rini Wulandari, istri TNI di Jalan Cemara III Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Berdasarkan penyelidikan, terungkap anggota Batalyon Arhanud 15 Semarang, Kopda Muslimin alias Kopda M merupakan dalang penembakan tersebut. Dia menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh istrinya.

 BACA JUGA:17 Menit Sebelum Brigadir J Dilaporkan Tewas, Ternyata Sempat Hubungi Sang Kekasih

Pelaku penembakan tersebut adalah Sugiono alias Babi (36), Ponco Aji (26). Kemudian Yono alias Sirun (45), Agus Santoso (43) dan satu orang penyedia senjata bernama Dwi Sulistiyo (37).

"Pelaku mendapat bayaran Rp 120 juta, transaksi diberikan sebagai kompensasi. Suami korban dan ke empat pelaku bertemu di minimarket," ujar Kapolda Jawa tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat jumpa pers, Senin (25/7/2022).

 BACA JUGA:Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Beijing

Tak hanya itu, Ahmad Luthfi pun mengungkapkan bahwa, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku didapat keterangan bahwa Kopda M tak hanya menyuruh menembak istrinya, namun sebelumnya juga menyuruh untuk menyantet, merampok, dan meracun.

"Bahkan dari salah satu pelaku yang kita periksa, suami korban setelah menyuruh saudara Babi tidak hanya menyuruh melakukan penembakan, satu bulan lalu dia meminta untuk meracun istrinya. Terus mencuri, ketiga dia menggunakan santet. Tapi belum kita cross check karena suaminya masih buron," ucapnya.

Adapun, motif Kopda M melakuakn upaya pembunuhan terhadap istrinya tersebut karena memiliki pacar baru. Hal ini pun dibenarkan oleh Irjen Ahmad Luthfi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Luthfi mengatakan, kasus ini bisa diungkap melalui metode Scientific Crime Investigation dari data rekaman CCTV kompleks. Kelima pelaku penembakan merupakan pembunuh bayaran yang di dalangi Kopda Muslimin.

 BACA JUGA:Anak yang Dirantai Orang Tuanya Akan Dikembalikan ke Keluarga dengan Syarat

"Kita akan kembangkan kasus, dalang pelaku yang statusnya suami korban ini yang masih dalam pencarian," tegas Kapolda.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini