Share

Video Menjurus ke Seksual dan Dianggap Tidak Bermoral, 'TikToker' Mesir Ditahan di Arab Saudi

Susi Susanti, Okezone · Rabu 27 Juli 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 18 2637080 video-menjurus-ke-seksual-dan-dianggap-tidak-bermoral-tiktoker-mesir-ditahan-di-arab-saudi-bDHR5mYJKY.jpg Influencer media sosial Tala Safwan ditahan di Arab Saudi (Foto: Tala Safwan)

RIYADH – Seorang influencer media sosial (medsos) asal Mesir yang populer telah ditangkap di Arab Saudi, dituduh memposting konten yang menjurus ke arah seksual.

Tala Safwan, yang memiliki lima juta pengikut di TikTok dan sekitar 800.000 di YouTube, memicu kemarahan online di tengah klaim bahwa video baru-baru ini memiliki arah ke lesbian.

Tapi Safwan membantah itu bukan niatnya. Namun, polisi di kerajaan yang sangat konservatif itu mengatakan video itu dapat merusak moralitas publik.

Baca juga:  Bakar Influencer saat Livestreaming, Mantan Suami Dijatuhi Hukuman Mati

Dengan rambut hitam pendek dan wajah ekspresifnya, gaya vlogger muda yang berbusa dan ceria ini ditujukan untuk remaja.

Baca juga:  Cara Aneh Dapat Uang, Influencer Wanita Ini Jual Keringat di Payudara Seharga Rp7,3 Juta per Botol

Videonya memiliki headline yang menarik, sepertisaat dia membahas acara TV dan masalah yang dikirim oleh pengikutnya - kebanyakan tentang hubungan dan situasi yang memalukan.

Dia membuat lelucon dan melakukan tantangan - sama seperti banyak pembuat konten sukses lainnya di seluruh dunia.

Tapi salah satu video terbarunya telah menarik reaksi yang sangat berbeda.

Dalam klip itu, dia terlihat mengobrol dengan seorang teman wanita Saudi, yang dia undang ke rumahnya. Pernyataannya selanjutnya telah ditafsirkan oleh beberapa orang sebagai sugestif seksual.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Klip itu memicu kampanye besar melawannya, dengan tren hashtag di Twitter yang diterjemahkan sebagai "Tala menyinggung masyarakat".

Dia menanggapi dengan mengatakan hal itu telah salah paham dan menyangkal ada subteks lesbian dalam komentarnya - subjek yang masih tabu secara publik di Arab Saudi.

Dia mengatakan bahwa klip itu telah diambil di luar konteks dari video lengkap yang dia rekam, untuk menyebabkan skandal.

Sementara itu, polisi di Riyadh mengumumkan bahwa mereka telah menangkap seorang penduduk lokal "yang muncul dalam sebuah siaran berbicara dengan wanita lain dengan konten seksual dan sugesti yang dapat berdampak negatif pada moralitas publik".

Polisi tidak menyebut nama Tala Safwan, tetapi menyertakan klip video dengan wajah dan temannya yang diburamkan.

Penangkapan ini terjadi hanya beberapa hari setelah regulator media Saudi menuntut agar YouTube menghapus iklan yang dianggap menyinggung nilai dan prinsip Muslim negara itu. Regulator mengancam akan mengambil tindakan hukum jika tidak ada yang dilakukan.

Pengumuman tersebut menyusul keluhan orang tua Saudi bahwa anak-anak mereka terpapar konten yang tidak pantas dalam iklan yang disiarkan di YouTube.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini