Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penembakan Brigadir Yosua, Komnas HAM Periksa CCTV Rusak di Rumah Ferdy Sambo

Bachtiar Rojab , Jurnalis-Rabu, 27 Juli 2022 |12:46 WIB
Penembakan Brigadir Yosua, Komnas HAM Periksa CCTV Rusak di Rumah Ferdy Sambo
Foto: MNC Portal
A
A
A

JAKARTA- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengupayakan penemuan fakta mengenai kematian Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat. Salah satunya, dengan mendalami kerusakan CCTV di rumah Ferdy Sambo.

(Baca juga: Jasad Brigadir Yosua Diangkat dari Makam, Ibu Kandung Histeris Sebut Nama Istri Ferdy Sambo)

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan bukti serta mendalami kerusakan CCTV di rumah Sambo. Termasuk, dengan meminta keterangan tim siber dan labfor Mabes Polri terkait kerusakan CCTV tersebut.

"Kalau soal CCTV ya termasuk yang teman-teman pasti juga kepingin tahu, ya kalau di Irjen Sambo CCTV-nya rusak di rumahnya, kenapa kok rusak? Sejak kapan rusak itu pasti kami tanya," ujar Anam di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022).

Lebih lanjut, Anam menuturkan, beberapa pertanyaan akan dilayangkan dari pemeriksaaan tersebut. Termasuk, mengenai alur kejadian yang merupakan pertanyaan yang sama diajukan kepada ajudan Irjen Ferdy Sambo.

"Soal yang baru didapatkan dalam lingkungan sekitar itu juga kami akan tanya, tadi saya bilang tim kami itu juga sudah menyiapkan itu, kami cek di alur dari mana titik mana mereka pergi, dari rumah apa ke rumah yang mana itu juga kami cek semua alurnya, itu termasuk kemarin salah satu yang kita tanya kepada ajudan juga itu, itu salah satu pertanyaan, titiknya mana itu kami udah cek CCTV-nya di titik mana aja," ucapnya.

Anam menambahkan, pihaknya juga akan mendalami soal peretasan HP keluarga Brigadir J. "Termasuk itu, kenapa kok terjadi peretasan? Karena kami juga punya bahan misalnya ada soal peretasan, ada soal blokir, apa yang disebut blokir apa yang disebut peretasan nanti kami tanya," paparnya.

Diketahui, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Kommas HAM ) akan meminta keterangan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri terkait kasus yang menewaskan Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat pada Rabu (27/7/2022) hari ini. Labor dimintai keterangan untuk memperdalam bukti-bukti dari CCTV dan ponsel atas penembakan di rumah mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement