Secara terpisah, Ketua ITAGI Prof Sri Rezeki mengatakan hasil survei yang dilakukan pihaknya pada Februari 2022 terhadap 10.000 nakes penerima vaksin booster menunjukkan tingkat perlindungan yang optimal.
"Kami hanya menanyakan pernah enggak hasil PCR-nya positif? Sebab itu bisa jadi patokan. Kami sebar pertanyaan itu lewat Google Form," katanya.
Dari seluruh responden, hanya 2 persen atau setara 210-an nakes yang terinfeksi COVID-19. Dirawat di rumah sakit karena bergejala berat dan sedang, sedangkan sisanya menjalani isolasi mandiri karena bergejala ringan.
"Kalau dipikir-pikir, nakes bukan ketularan di rumah sakit, bisa di transportasi umum atau di tempat lain di luar lingkungan rumah sakit," katanya.
Sri berpesan agar Kemenkes memperhatikan betul ketersediaan vaksin bagi kebutuhan vaksinasi dosis lengkap primer maupun booster pertama bagi masyarakat umum selama booster kedua berlangsung bagi nakes.
"Pernah juga kan vaksin dimusnahkan, itu jangan sampai kayak gitu. Harus betul-betul mencari prioritas," katanya.
Baca juga: 3 Rekomendasi Vaksin Covid-19 untuk Booster Kedua, Sinovac Masuk Gak Ya?
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.