Share

Direkonstruksi Polisi, Tersangka Mutilasi Ternyata Pernah Bohongi Ibu Kost

Tim Okezone, Okezone · Kamis 28 Juli 2022 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 512 2638091 direkonstruksi-polisi-tersangka-mutilasi-ternyata-pernah-bohongi-ibu-kost-ETQks3TF6P.jpg Tersangka saat melakukan rekonstruksi mutilasi/ Foto: Humas Polda Jateng

SEMARANG - Berlokasi di rumah Kost Jl. Soekarno Hatta Kec. Bergas, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika, memimpin langsung Rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan disertai mutilasi yang merenggut nyawa korban K (24) pada Kamis (28/7/2022).

Turut hadir mendampingi Kapolres dalam Reka ulang Kasubbid Kimbifor Bid Labfor Polda Jateng AKBP Moch. Arif Budiarto, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kab. Semarang Ardana, Kasat Reskrim AKP Agil Widyas Sampurna, Kapolsek Bergas, Kapolsek Ungaran serta kuasa hukum tersangka.

 BACA JUGA:Kartini Perindo Bengkulu Optimis Duduk di Kursi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan Rekonstruksi atau Reka ulang adegan pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan tersangka IS (32 th) warga Kab. Tegal," Ungkap AKBP Yovan.

Kapolres Semarang mengatakan ada 19 adegan dan 5 lokasi berbeda dalam Rekonstruksi di mana tersangka memerankan skenario yang dibacakan langsung Kasat Reskrim AKP Agil.

"Sebagaimana adegan reka ulang ini guna melengkapi berkas sesuai dengan pemberitaan sebelumnya perihal peristiwa pembunuhan disertai mutilasi, dan telah di sampaikan langsung Bapak Kapolda Jateng pada Press realese Selasa, 26 Juli 2022 lalu di depan aqak media," Ungkap AKBP Yovan.

 BACA JUGA:Meresahkan, Polisi Sisir Kelompok Debt Collector di Wilayah Kelapa Gading

AKBP Yovan Fatika juga menambahkan kepada awak media bahwa dengan dilaksanakan Scientific Crime Investigation ini akan membuat gamblang suatu perkara, dan ada fakta baru setelah diadakan Rekonstruksi tersebut

"Fakta yang kami dapat setelah rekonstruksi dilaksanakan adanya keterangan palsu tersangka kepada pemilik kos bahwa hubungan antara korban dan tersangka menikah siri, tersangka melakukan mutilasi dalam keadaan sadar, tersangka/pelaku berjalan kaki dari TKP ke lokasi pembuangan TKP Kalongan berjalan kaki, dan korban menyimpan mayat korban dalam kamar mandi yang berada didalam kamar," ucapnya.

 BACA JUGA:Presiden Jokowi Disambut Presiden Yoon Suk-yeol di Kantor Kepresidenan Yongsan

Pembunuhan disertai mutilasi ini terjadi pada Minggu, 17 Juli 2022 dini hari dan Korban K (24) dimutilasi menjadi 11 bagian selanjutnya dibungkus dalam 7 kantong plastik lalu dibuang pada 4 lokasi berbeda, di antaranya lahan kosong di samping pabrik Starwig, aliran sungai dekat tempat wisata Cimory, Sungai Wonoboyo Tegalpanas Kec. Bergas, dan Sungai Kretek Kalongan Kec. Ungaran Timur.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini