Share

Ketegangan Meningkat, AS Kerahkan Kapal Induk Ronald Reagan dan Pesawat Militer yang Bisa Lacak Rudal Balistik ke Taiwan

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 05 Agustus 2022 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 18 2642483 ketegangan-meningkat-as-kerahkan-kapal-induk-ronald-reagan-dan-pesawat-militer-yang-bisa-lacak-rudal-balistik-ke-taiwan-9agTtLCH2t.jpg China tembakkan rudal ke Taiwan usai kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi (Foto: Komando Teater Timur China/Reuters)

CHINA – Ketegangan dilaporkan semakin meningkat setelah China menembakkan rudal balistik ke Taiwan usai kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan.

Di tengah meningkatnya ketegangan, angkatan laut AS mengatakan sebuah kapal induk - USS Ronald Reagan - sedang menuju ke bagian laut yang mencakup perairan tenggara Taiwan.

"USS Ronald Reagan dan kelompok penyerangnya sedang berlangsung di Laut Filipina untuk melanjutkan operasi normal dan terjadwal sebagai bagian dari patroli rutinnya untuk mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata juru bicara angkatan laut, Kamis (4/8/2022), dikutip BBC.

Baca juga:  China Tembakkan Rudal ke Taiwan, 50 Penerbangan Internasional Dibatalkan

Sebuah pesawat AS yang dapat melacak rudal balistik dalam penerbangan juga dilaporkan telah lepas landas dari Jepang dan menuju Taiwan.

Baca juga: Jepang Protes Keras, China Tembakkan 5 Rudal Balistik ke Perairannya Imbas Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan

Seperti diketahui, China menggelar latihan militer besar-besaran mulai Kamis (4/8/2022) hingga Minggu (7/8/2022). Latihan ini menyusul kunjungan Pelosi ke Taiwan.

"Latihan tersebut fokus pada sesi pelatihan utama termasuk blokade bersama, serangan target laut, serangan terhadap target darat, operasi kontrol wilayah udara," kata Komando Teater Timur militer China dalam sebuah pernyataan, dikutip BBC.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Kunjungan singkat Pelosi ke Taiwan pada Rabu (3/8/2022) memicu ketegangan. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menggambarkannya sebagai "manik, tidak bertanggung jawab dan tidak rasional".

China pun menanggapi dengan melakukan peluncuran rudal balistik yang belum pernah terjadi sebelumnya dan latihan militer di lepas pantai Taiwan.

Jepang pun memprotes keras karena 5 rudal balistik China jatuh ke perairannya. Jepang menyerukan "penghentian segera" untuk latihan tersebut. Pada Kamis (4/8/2022), Jepang menyuarakan protes kerasnya atas peluncuran rudal China.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini