Share

Remas Bokong Wanita, Oknum Satpam Terancam 9 Tahun Bui

Zulkifli Yunus , SUN TV · Jum'at 05 Agustus 2022 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 340 2642670 remas-bokong-wanita-oknum-satpam-terancam-9-tahun-bui-I6IQNwMjP5.png Tersangka dijebloskan ke penjara/ Foto: Zulkifli Yunus

PELAIHARI - Seorang oknum Satpam di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan diamankan jajaran Polsek Pelaihari akibat meremas bokong seorang wanita, Kamis (4/8/2022), akibat perbuatannya lelaki tersebut terancam kurungan maksimal 9 tahun.

Kasus pelecehan seksual ini dilakukan M Iqbal (MI) warga Jalan Swasembada Desa Jorong, Kecamatan Jorong terhadap seorang wanita HA, warga Desa Damit, Kecamatan Batu Ampar. Kasus ini dirilis jajaran Polsek Pelaihari pada Jumat (5/8/2022).

 BACA JUGA:MUI Akan Keluarkan Kurikulum Ceramah untuk Masjid dan Majelis Taklim

Korban HA sekitar pukul 13.00 Wita sedang melintas di dekat pertigaan Jalan Bakti dengan ruas jalan Trans-Kalimantan, tiba-tiba motornya dipepet tersangka MI dari samping kiri. Tanpa diduga, tiba-tiba MI meremas bokongnya dan langsung kabur arah ke Jorong.

HA yang sempat kaget ikut berbalik arah dan sempat mengabadikan pelaku dengan HP-nya. Bermodal foto di HP itulah HA melaporkan peristiwa yang baru saja dialaminya ke Polsek Pelaihari.

Mendapatkan laporan tersebut anggota Polsek Pelaihari dipimpin Kanitreskrim Ipda Amaral Hutahaean langsung mengadakan olah tempat kejadian perkara dan langsung melakukan pencarian tersangka.

 BACA JUGA:Dua Pasien ODGJ Tewas, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Sakit Jiwa Solo

Sekitar pukul 17.00 Wita petugas akhirnya berhasil mengamankan MI di rumahnya di Jalan Swasembada Jorong. Tersangka sempat mencoba mengelabui petugas dengan melepas nomor polisi kendaraan yang digunakannya saat meremas bokong korbannya.

Tersangka tidak berkutik dan digiring ke Polsek Pelaihari setelah petugas menemukan jaket dan helm yang digunakan tersangka.

Kepada petugas tersangka mengakui segala perbuatannya dan mengaku khilaf, karena tergoda melihat body korbannya.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

“Saya khilaf, setelah melihat body wanita tersebut, dan saya menyesali perbuatan ini,” kata ayah satu anak yang bekerja sebagai satpam di perusahaan pekebuanan kepala sawit PT GMK ini.

Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung membenarkan jajarannya mengamankan seorang pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap wanita asal Desa Damit.

“Penangkapan tersangka MI berdasarkan laporan dan foto yang berhasil diabadikan korban kepada petugas,” kata Kapolsek Jumat (5/8/2022).

 BACA JUGA:Rumah Permanen di Cilincing Hangus Terbakar, Satu Penghuni Ditemukan Tewas

“Tersangka menyadari sempat difoto korbannya, jadi saat diamankan tersangka sempat mencopot nomor polisi kendaraan yang digunakannya,” tambah kapolsek lagi.

Menurut Kapolsek tersangka tak berkutik setelah petugas menemukan plat motor yang dilepas, helm serta jaket yang digunakan tersangka saat melancarkan aksinya.

Akibat perbuatannya lelaki yang sudah beristeri ini dijerat dengan pasal 289 KUHP dan atau Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Pidana Kekerasan Seksual sengan ancaman kurungan maksimal 9 tahun.

Saat ini tersangka diamankan di ruang tahanan Mapolsek Pelaihari bersama barang bukti satu unit motor dan atribut yang digunakan saat melancarkan aksinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini