Share

Taiwan Akan Gelar Latihan Militer Tembakan Langsung, Kerahkan 40 Senjata Berat Howitzer dan Ratusan Tentara

Susi Susanti, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 18 2644895 taiwan-akan-gelar-latihan-militer-tembakan-langsung-kerahkan-40-senjata-berat-howitzer-dan-ratusan-tentara-sfEJ7TNsw9.jpg Taiwan akan gelar latihan militer tembakan langsung (Foto: AFP)

TAIPEI - Taiwan akan mengadakan latihan militer tembakan langsung minggu ini yang mensimulasikan pertahanan pulau itu dari invasi China, ketika Beijing melakukan latihan baru di sekitar tetangganya.

Tentara Taiwan mengatakan militer akan mengadakan latihan anti-pendaratan di wilayah paling selatan Pingtung pada Selasa (9/8/2022) dan Kamis (10/8/2022).

"Kami akan berlatih gerakan balasan terhadap simulasi serangan musuh di Taiwan," terang Lou Woei-jye, juru bicara Korps Angkatan Darat Kedelapan, kepada AFP.

Militer mengatakan latihan ini mencakup pengerahan ratusan tentara dan sekitar 40 senjata howitzer. Lou mengatakan latihan Taiwan sudah dijadwalkan dan tidak diadakan sebagai tanggapan atas latihan China.

Baca juga:  Biden Prihatin China Perpanjang Latihan Militer Besar-besaran di Sekitar Taiwan

Pulau itu secara rutin menggelar latihan militer yang mensimulasikan invasi China dan bulan lalu mempraktekkan memukul mundur serangan dari laut dalam "operasi intersepsi bersama" sebagai bagian dari latihan tahunan terbesarnya.

Baca juga: AS Kecam Latihan Militer Besar-besaran China, Dinilai Provokatif dan Eskalasi yang Signifikan

Latihan perang terbaru datang setelah China dituduh mensimulasikan blokade dan invasi ke Taiwan dalam latihannya dalam beberapa hari terakhir.

Pulau demokratis yang diperintah sendiri itu hidup di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh China, yang melihatnya sebagai bagian dari wilayah China yang akan direklamasi suatu hari nanti, dengan paksa jika perlu.

Seperti diketahui, Beijing melanjutkan latihan udara dan laut bersama pada Senin (8/8/2022) menentang seruan untuk mengakhiri latihan militer berhari-hari yang mengelilingi pulau itu.

Latihan ini digelar setelah kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei pekan lalu.

Awalnya latihan-latihan itu diperkirakan akan berakhir pada Minggu (7/8/2022), tetapi ternyata tetap berlanjut hingga Senin (8/8/2022).

Beijing dilaporkan marah atas kunjungan Pelosi - pejabat AS terpilih dengan peringkat tertinggi yang mengunjungi Taiwan dalam beberapa dekade - merobek serangkaian pembicaraan dan perjanjian kerja sama dengan Washington, terutama tentang perubahan iklim dan pertahanan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini