Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Padang Antusias Ikuti Rangkaian Acara Rakernas Apeksi 2022

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 12 Agustus 2022 |14:22 WIB
Warga Padang Antusias Ikuti Rangkaian Acara Rakernas Apeksi 2022
Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya menyampaikan sambutannya. (Foto: Dok. ICE Apeksi)
A
A
A

"Wuih pastinya senang banget ya mba. Kita jadi tahu apa sih produk-produk UMKM di Indonesia atau yang jadi khasnya Indonesia. Kita jadi semangat juga buat produk sendiri. Ternyata produknya bagus-bagus setiap daerah itu, mulai dari gelang, sampai ke makanan ternyata beragam,” ujar Ida, Rabu (10/8/2022).

Selain itu, ratusan kawula muda dari berbagai kota di Tanah Air antusias mengikuti program Youth City Changers (YCC) di Youth Center Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (7/8/2022).

Program yang digagas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ini diharapkan YCC yang akan meliputi para pemuda dapat menghasilkan isu dan solusi pembangunan kota melalui gagasan kreatif para pemuda. Tiga isu yang menjadi tema adalah sustainability (keberlanjutan), empowerment (pemberdayaan) dan digital.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbagi mengenai pengalamannya ketika masih menjadi aktivis komunitas kreatif yang berkeinginan kuat untuk mengubah kotanya saat itu.

"Saya pernah seperti kalian, menjadi aktivis komunitas kreatif karena kesal kepada wali kotanya, lahan nganggur dibiarkan, ruang publik tidak ada, dikasih tahu tidak didengarkan. Kemudian saya bikin komunitas, lama-lama saya rebut kotanya dan Alhamdulillah jadi Wali Kota Bandung (2013-2015)," ungkap gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya menyampaikan sambutannya. (Foto: ICE Apeksi) 


Kang Emil juga mengatakan, semua kota butuh ruang dan ruang harus ada yang mengisi. "Siapa yang isi? Anak-anak muda seperti kalian. Anak muda ini harus jadi motor perubahan. Makanya judul acara kita hari ini Youth City Changer. Jadi, minta ke walikotanya sediakan ruang-ruang publik, kalau sudah tersedia kalian yang mengatur bagaimana mengisinya. Tidak harus selalu diatur negara," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement