Menurut Jamal, dirinya di sekap dan di aniaya bahkan disundut rokok karena telah mengambil uang perusahaan senilai Rp 13 juta. Untuk kebutuhan keluarga, termasuk keperluan anak semata wayangnya.
Pengakuan dosa Jamal tak membuat emosi orang-orang di dalam kantor judi online itu mereda. Mereka malah terus-terusan menyiksa Jamal dengan memecutnya menggunakan selang.
Parahnya lagi ada yang menyundutnya dengan rokok. Bahkan mencekokinya dengan obat-obatan, hingga mengaraknya bertelanjang dada berkeliling ruko. Hal inilah yang membuatnya malu.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.