Penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak menuduh Rusia "menghantam bagian dari pembangkit listrik tenaga nuklir di mana energi yang menggerakkan selatan Ukraina dihasilkan."
"Tujuannya adalah untuk memutuskan kami dari (pembangkit listrik) dan menyalahkan tentara Ukraina untuk ini," tulis Podolyak di Twitter.
Badan intelijen pertahanan mengatakan pasukan Rusia telah memarkir howitzer self-propelled Pion di luar kota terdekat dan memasang bendera Ukraina di atasnya.
Badan tersebut juga mengatakan bahwa serangan pada Kamis (11/8/2022) di wilayah PLTN, yang menurut Ukraina merusak infrastruktur pompa air dan stasiun pemadam kebakaran, telah dilakukan dari Desa Vodiane yang dikuasai Rusia, sekira tujuh kilometer sebelah timur pabrik. .
(Rahman Asmardika)