Share

Joget Bersama 'Mendung Tanpa Udan' Meriahkan Perayaan Agustus-an di Bangladesh

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 19 Agustus 2022 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 18 2650707 joget-bersama-mendung-tanpa-udan-meriahkan-perayaan-agustus-an-di-bangladesh-g2eQ5JRNw6.jpg Joget bersama 'Mendung Tanpa Udan' meriahkan perayaan HUT RI ke-77 di Bangladesh (Foto: KBRI Dhaka, Bangladesh)

DHAKA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka, Bangladesh kembali merangkul masyakarat dan diaspora Indonesia di sekitar Kota Dhaka untuk bersama-sama merayakan Peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia di KBRI Dhaka pada tahun ini.

Hal ini dilakukan setelah dua tahun HUT RI sepi perayaan karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Bangladesh.

Disaat yang bersamaan, lagu ‘Indonesia Raya’ juga berkumandang dengan khidmad di Kathmandu Valley, kaki gunung Himalaya pada tanggal 17 Agustus 2022 pagi. Upacara ini dilaksanakan oleh Konsul Kehormatan RI berkedudukan di Kathmandu, Nepal, Chandra Prasad Dakkal, yang dihadiri Warga Negara Indonesia (WNI) dan diaspora Indonesia di Nepal.

Upacara terlaksana dengan sederhana, namun sangat khidmad dan penuh haru, bahkan para peserta upacara sampai meneteskan airmata sembari menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia.

Baca juga: Semarak Kemerdekaan RI ke-77, 'Jokowi KW' Lomba Fashion Show di Desa

Perasaan haru juga diungkapkan oleh para WNI di Dhaka.

“Terima kasih KBRI Dhaka telah mengundang kami, disepanjang upacara, saya tidak berhenti menangis karena haru dan rindu dengan Indonesia”, ungkap Mirisa, WNI pekerja professional yang bertugas di WHO Bangladesh.

 Baca juga: Profil Farel Prayoga, Penyanyi Cilik yang Bikin Para Pejabat Ikut Bergoyang di Istana Merdeka

Di Dhaka, acara diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah-Putih oleh pasukan paskibra di bawah binaan Atase Pertahanan KBRI Dhaka, Colonel Azwan Abdi, yang dilanjutkan dengan acara “Keruk Tumpeng”, dan diberikan kepada beberapa perwakilan masyarakat yang dinilai telah berkontribusi dalam membantu kelancaran visi dan misi KBRI.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Di sepanjang Bulan Agustus, disetiap akhir pekan, KBRI menyelenggarakan kegiatan berupa lomba-lomba seru bagi seluruh masyarakat dan diaspora Indonesia, termasuk untuk anak-anak yaitu lomba makan kerupuk, lomba membawa kelereng dengan sendok di mulut, tennis meja, domino serta kegiatan seru lainnya.

Makanan tradisional khas Nusantara juga selalu tersedia di setiap pekan dan sepanjang acara untuk mengobati rindu akan kampung halaman. Satu fakta unik mengenai masyarakat Indonesia di Bangladesh yang cukup berbeda dengan diaspora Indonesia di belahan dunia lainnya adalah selain pekerja professional, sebagian besar merupakan ex-Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan Ibu Rumah Tangga dari suami yang berkewarganegaraan Bangladesh.

Rata-rata bertemu jodoh di negara ketiga seperti Singapura, Malaysia, Taiwan, dab lainnya ketika sedang bekerja sebagai PMI. Ketika diboyong ke Bangladesh, tidak terbayang bahwa mereka akan lama sekali tidak pulang ke kampung halaman, apalagi ketika Covid-19 mulai melanda dunia, harapan untuk berkumpul dengan keluarga di Indonesia semakin jauh dari bayangan.

Kondisi inilah yang menjadi semangat bagi Duta Besar LBBP RI untuk Bangladesh dan Nepal, Heru Hartanto Subolo untuk menggerakan segenap keluarga besar KBRI Dhaka untuk menghibur dan berbagi setitik kebahagiaan bagi masyarakat dan diaspora Indonesia di Bangladesh dan Nepal, dengan mengadakan kegiatan dan acara kumpul-kumpul bersama. Lomba-lomba juga diadakan oleh panitia Agustusan di Kathmandu di Nepal.

Sebagai acara puncak, KBRI Dhaka menyelenggarakan Panggung Gembira sebagai Pesta Rakyat dengan tema ‘Dari Kita, Untuk Kita, Oleh Kita’ tepat setelah upacara bendera terselenggara. Panggung Gembira berlangsung dengan sangat meriah dengan memerhatikan protokol kesehatan. Acara diisi dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, pertunjukan tari-tarian dan puisi.

Sementara di halaman depan KBRI Dhaka, berdiri tenda-tenda bazar jualan para WNI berisi makanan khas Indonesia, jus buah-buahan, kerajinan tangan, dan lainnya.

Hal ini merupakan bentuk dukungan KBRI terhadap sektor ekonomi kreatif, sembari melakukan pemberdayaan bagi para Ibu Rumah Tangga di Dhaka. Salah satu momen paling seru adalah acara joget dangdut “Mendung Tanpa Udan” bersama Dubes Heru dan Madam Sinta Ekawati dengan masyarakat Indonesia, yang semakin menambah kebersamaan dan keharmonisan antara KBRI dan masyarakat Indonesia.

“Ini kan Agustusan pertama bagi KBRI setelah dua tahun tidak bisa bertemu masyarakat karena pandemi, jadi kita mau meneruskan tradisi bahwa Agustusan adalah bulannya pesta rakyat, sekaligus menghadirkan sesuatu yang spesial untuk masyarakat”, ujar Heru di tengah-tengah keceriaan acara di KBRI.

Di pihak lain, Bulan Agustus, juga merupakan bulan yang bersejarah bagi rakyat dan sejarah Bangladesh, karena pada tanggal 15 Agustus 1975, Presiden Pertama Bangladesh, Sheikh Mujibur Rahman yang dikenal dengan sebutan ‘Bangabandhu’ terbunuh bersama istri, anak dan menantu.

Jadi bulan Agustus bagi rakyat Bangladesh adalah bulan yang kelam. Untuk menghormati rakyat dan Pemerintah Bangladesh, sehari sebelumnya yaitu pada tanggal 16 Agustus 2022, Dubes Heru bersama Kepala Perwakilan negara-negara ASEAN di Dhaka melakukan kunjungan ke Museum Bangabandhu dan menyampaikan salam duka sebagai rasa solidaritas persahabatan antara Indonesia dan Bangladesh.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini