“Tapi ketika orang memilih mau tidak mau ada perasaan, ini saya lebih dekat, lebih sama pandangannya, lebih suka karena dia lebih baik, baik-baik ini. Kadang-kadang juga menurut ini lebih baik ini, karena ini, ini, ini. Saya kira ketika itu jatuh pada pilihan itu, tidak ada masalah,” ucapnya.
“Tapi yang harus dihindari adalah ketika mengampanyekan itu jangan membawa aspek (identitas). Kalau itu, terus kita kumandangkan, saya kira masyarakat kita akan (paham),” katanya.
Wapres berharap perbedaan pilihan pada Pemilu 2024 tidak akan menjadi menjadi konflik. “Saya kira kita juga berharap, mulai 2024 ini tidak ada konflik karena ada perbedaan pilihan. Tidak menjadi sumber konflik,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.