Dia mengatakan Pemda Provinsi Jawa Barat mengutamakan tiga langkah terpadu, yakni pemahaman pada masyarakat (sosialisasi), pemberian bantuan obat-obatan, serta pengawasan, dalam mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Untuk mengantisipasi berbagai penyakit, termasuk di dalamnya ada DBD, memberikan pemahaman dahulu kepada masyarakat. Setelah memberikan pemahaman, kemudian memberikan bantuan obat dan pengawasan," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Barat Atalia Praratya juga mengatakan penting sekali kita bergerak bersama dengan masyarakat untuk menginformasikan bahaya demam berdarah.
"Termasuk hari ini saya bersama dengan Enesis dan salah satu media nasional berkolaborasi bersama-sama, jadi ada bantuan terhadap pemerintah terkait dengan upaya-upaya untuk mengatasi permasalahan ini," tuturnya.
Istri Gubernur Ridwan Kamil tersebut menambahkan bukan suatu hal yang cukup, dalam arti bahwa kita memang harus betul-betul melakukan pola perilaku hidup yang sehat di masyarakat jadi dari diri pribadi dan keluarga juga harus mampu untuk menjaga diri agar kita semua terhindar dari permasalahan ini.
