Share

Ini Tahapan Rehabilitasi Narkoba dengan Program Lengkap dan Terintegrasi

Karina Asta Widara , Okezone · Rabu 24 Agustus 2022 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 24 1 2653816 ini-tahapan-rehabilitasi-narkoba-dengan-program-lengkap-dan-terintegrasi-jUcev2kIfh.jpg dr. I Gusti Ngurah Agastya Sp.KJ- Psikiater Ashefa Griya Pusaka

Berbagai macam persoalan yang timbul dialami oleh para pengguna narkotika dan pecandu narkotika akibat dari besarnya jumlah peredaran gelap narkoba yang berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah pengguna narkoba di Indonesia.

Untuk mengatasi persoalan ini tentu tidaklah mudah, dibutuhkan peranan penting baik dari Pemerintah maupun secara bersama-sama dengan masyarakat untuk menemukan penyelesaian persoalan menyelamatkan pengguna narkoba dan pecandu narkoba dari keterpurukannya;

Menerapkan pendekatan pidana dengan tujuan untuk menekan jumlah pengguna narkoba dan pecandu narkoba bukanlah menjadi jalan keluar yang tepat untuk mengatasi permasalahan bagi pecandu narkoba dan pemakai narkoba.

Justru malah sebaliknya, Pemerintah harus memikirkan bagaimana cara dan langkah yang tepat untuk dapat menyelamatkan para pengguna dan pecandu narkoba ini dari kehancuran suatu generasi bangsa tanpa menggunakan pendekatan pemidanaan dalam pelaksanaannya. Tentunya Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu adanya pendekatan dan seruan kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama memikul tanggung jawab demi menyelamatkan generasi bangsa;

Program P4GN (Pecegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) merupakan Program yang dicanangkan oleh Jokowi dengan tujuan untuk menekan angka peredaran gelap narkotika yang mengakibatkan meningkatnya jumlah pengguna narkoba di Indonesia. Berbagai aspek, langkah, dan tujuan pada program P4GN semata-mata demi menyelamatkan anak bangsa dari kehancuran akibat peredaran gelap narkoba, salah satunya melalui Program Rehabilitasi Narkoba bagi Korban Penyalahgunaan Narkoba dan Pecandu Narkoba;

APA ITU REHABILITASI NARKOBA?

Makna Rehabilitasi Narkoba yaitu proses yang dilalui oleh Pengguna Narkoba dan Pecandu Narkoba untuk dapat Pulih dari Ketergantungan Narkoba. Tidak hanya sebatas Pemulihan saja bagi Pengguna dan Pecandu, melainkan bagaimana pegguna dan pecandu narkoba dapat hidup normal kembali dan dapat berfungsi kembali fungsi sosialnya di tengah-tengat masyarakat serta dapat Produktif kembali;

Prgram rehabilitasi narkoba dilakukan melalui 2 tahapan, yaitu Rehabilitasi Medis dan Rehabilitasi Sosial. Tahapan rehabilitasi medis dan tahapan rehabilitasi sosial memiliki cara/proses penanganan yang berbeda.

Tahapan Rehabilitasi Medis dilakukan terlebih dahulu dan menjadi prioritas dalam proses rehabilitasi narkoba secara menyeluruh. Setelah diselesaikannya rehabilitasi medis, pasien akan melanjutkan program rehabilitasi sosial. Pada pelaksanaan program rehabilitasi narkoba pasti membutuhkan waktu yang tidak sebentar agar pasien dapat berproses untuk mendapatkan Pemulihannya.

Perlu juga kita ketahui, bahwa Adiksi (Ketergantungan) merupakan Penyakit Otak Kronis yang memiliki potensi untuk timbul kapan saja (relapse) sekalipun telah menyelesaikan program rehabilitasi narkoba;

Apa yang membedakan tahapan rehabilitasi medis dan tahapan rehabilitasi sosial dalam pelaksanaan program rehabilitasi narkoba?

Pengertian dan makna serta perbedaan tahapan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial, yaitu:

Rehabilitasi Medis:

Suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkoba;

Rehabilitasi Sosial:

Proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan seseorang untuk mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan masyarakat;

 

Tindakan apa yang didapatkan pasien di tahap Rehabilitasi Medis?

Yang menjadi prioritas utama dalam menjalankan program rehabilitasi narkoba adalah rehabilitasi medis. Proses kegiatan pengobatan pada tahapan rehabilitasi medis dilakukan untuk mendiagnosa pasien apakah belum/sudah ada dampak bagi tubuh pasien akibat dari penggunaan narkoba yang alami pasien selama ini.

Pada tahapan ini pula pasien menjalankan tindakan putus zat melalui proses detoksifikasi yang didampingi oleh tenaga medis dengan tindakan seperti asesmen medis awal, pemeriksaan kesehatan berkala, dan terapi medis terhadap pasien (dalam keadaan tertentu). Waktu yang diperlukan pada tahapan rehabilitasi medis ini, membutuhkan waktu 14-30 hari;

Tindakan apa yang didapatkan pasien di tahap Rehabilitasi Sosial?

Setelah tahapan rehabilitasi medis dinyatakan selesai oleh tenaga medis sebagai penanggung jawab program medis, maka pasien akan melanjutkan ke tahapan rehabilitasi sosial. Pada tahapan rehabilitasi sosial yang dimaksudkan agar pasien dapat menggali potensi diri, memberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya narkoba, serta meningkatkan kemampuan untuk dapat menjalankan fungsi sosialnya kembali di tengah-tengah masyarakat, sebaiknya pada tahapan ini dilakukan setidaknya 2-5 bulan.

Tidak hanya itu saja, kegiatan lainnya bagi pasien selama menjalankan program rehabilitasi sosial diantaranya: konseling individu/ kelompok yang dilakukan bersama Psikolog Klinis dan/atau Konselor senior, konseling keluarga yang dilakukan oleh psikolog klinis, serta kegiatan penunjang lainnya bagi pasien untuk dapat melaksanakan kegiatan rehabilitasi narkoba sampai selesai;

Yang menjadi salah satu tujuan dari pelaksanaan rehabilitasi sosial ini, agar dapat mencari akar permasalahan atau penyebab mengapa pasien tersebut menggunakan narkoba, kapan mulai menggunakan narkoba, hingga akibat dari pemakaian narkoba yang menyebabkan timbulnya ketergantungan bagi pasien tersebut.

Tidak hanya itu saja, persoalan keluarga dan lingkungan juga harus dapat ditemukan dan terpecahkan untuk mendapatkan penyelesaiannya dan pasien dapat berdamai dengan dirinya sendiri dan masa lalunya. Kegiatan tersebut terangkai dan terlaksana pada saat pasien menjalani sesi individu konseling dengan psikolog klinis dan/atau konselor senior. Sehingga diharapkan pasien dapat tuntas menjalankan program rehabilitasi narkoba secara lengkap dan menjadi pribadi baru yang siap untuk menjalankan fungsi sosialnya dan Produktif.

 

Foto: Suite Room - Ashefa Griya Pusaka


Tak perlu ragu dan khawatir, saat ini telah hadir Pusat Rehabilitasi Narkoba (swasta) Ashefa Griya Pusaka yang memberikan pelayanan rehabilitasi narkoba secara lengkap dan terintegrasi.

Hadirnya Ashefa Griya Pusaka memberikan pilihan layanan kepada masyarakat untuk tempat rehabilitasi narkoba yang dapat diakses dengan layanan rehabilitasi narkoba berkualitas, serta didukungan Tenaga Medis dan Tenaga Profesional lainnya yang Tersertifikasi dan Fasilitas pendukung lainnya membuat pasien dapat Fokus menjalankan program rehabilitasi narkoba;

Program Rehabilitasi Narkoba di Asheda Griya Pusaka mengedepankan kualitas pemulihan bagi pasien dengan melakukan program 3P (Pulih, Pengembangan Diri, dan Produktif). Program tersebut diberikan secara komperhensif bagi pasien. Tahapan program rehabilitasi narkoba di Ashefa dilakukan berdasarkan kebutuhan setiap individu pasiennya. Rencana rawatan diberikan melihat dari hasil asesmen awal yang dilaksanakan.

Terdapat berbagai macam layanan program rehabilitasi narkoba di Ashefa Griya Pusaka, diantaranya:

1. Program Rawat Inap (minimal. 3 bulan);

2. Program Rawat Jalan Intensif;

3. Program Rawat Jalan Reguler;

Ashefa Griya Pusaka yang mengusung tagline "Pulihkan Dirimu, Selamatkan Generasimu" sangat mengutamakan Komitmen Pemulihan bagi Pasien dengan memberikan layanan rehabilitasi sampai tuntas. Diharapkan, Ashefa Griya Pusaka menjadi solusi terbaik untuk Pemulihan bagi pengguna narkoba dan pecandu narkoba, serta menjamin kerahasiaan data pasien yang mengakses layanan rehabilitasi narkoba di Ashefa Griya Pusaka.

Untuk mendapatkan informasi lebih seputar Rehabilitasi Narkoba hubungi Hotline 0813-8888-4646 Gratis Konsultasi.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(Wid)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini