Share

Tentara AS Mabuk Usai Pesta di Klub, Tabrak Remaja 15 Tahun hingga Tewas

Susi Susanti, Okezone · Rabu 24 Agustus 2022 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 24 18 2653647 tentara-as-mabuk-usai-pesta-di-klub-tabrak-remaja-15-tahun-hingga-tewas-GZvRgzjn4B.jpg Tentara AS mabuk tabrak anak remaja usai pesta di klub (Foto: Newstimes)

ITALIA โ€“ Penerbang wanita asal Amerika Serikat (AS) Julia Bravo berusia 20 tahun yang menabrak anak remaja Giovanni Zanier yang berusia 15 tahun dengan mobilnya saat mengemudi dalam keadaan mabuk di Porcia, harus diadili di Italia dan tidak dikirim kembali ke AS.

"Wanita itu harus diadili di Italia dan menjalani masa hukuman penuhnya," terang ibu anak itu, Barbara Scandella, kepada La Repubblica pada Selasa (23/8/202), dikutip RT.

โ€œKita semua tahu insiden sebelumnya yang melibatkan militer Amerika dalam kecelakaan mengerikan di sini. Yang benar adalah di area ini, mereka dapat melakukan apa yang mereka inginkan dan tetap tidak dihukum,โ€ lanjutnya.

Baca juga:ย Si 'Keras Kepala' Komandan Skuadron Tempur Wanita Pertama Singapura, Ingin Pilot Wanita Jadi Hal Biasa

Bravo telah didakwa dengan pembunuhan dan saat ini dalam tahanan rumah. Sidang untuk menegakkan surat perintah penangkapannya dijadwalkan digelar pada Selasa (23/8/2022) waktu setempat.

Baca juga:ย Rudapaksa Gadis Remaja yang Mabuk, Pria Ini Dihukum Penjara 8 Tahun dan 6 Cambukan

Menurut seorang saksi mata yang telah berpesta di klub yang sama, penerbang, yang terlihat masuk ke mobilnya di luar tempat disko tidak lama sebelum menabrak Zanier, sangat mabuk sehingga dia bahkan tidak bisa menyalakan kunci kontak. Dia pun terlihat pergi ke arah berlawanan dari pangkalan udara Aviano.

Ketika dia dijemput oleh polisi setelah menabrak remaja itu di jalur sepeda sekitar pukul 02:30, kadar alkohol dalam darahnya empat kali lipat dari batas legal. Dia juga menabrak rambu lalu lintas dan trotoar yang menandai jalur sepeda.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Zanier diketahui sedang bersepeda dan berbicara dengan dua temannya di jalur sepeda ketika dia ditabrak dan terlempar 10 meter ke depan. Teman-temannya melihat kejadian itu tetapi tidak terluka. Dia meninggal saat dipindahkan ke rumah sakit. Bravo sedikit terluka tetapi tidak memerlukan perawatan.

Sementara pihak berwenang Italia bertanggung jawab untuk menyelidiki kematian tersebut, La Republicca memperkirakan bahwa perjanjian militer 1951 yang melibatkan yurisdiksi NATO atas Eropa akan digunakan untuk menyerahkan kasus tersebut ke pengadilan militer AS. Keputusan itu tampaknya tergantung pada Menteri Kehakiman Italia, yang dapat memblokir ekstradisi tergantung pada situasinya.

Sebagai informasi, ketika pilot AS memotong kabel yang membawa kereta gantung tidak jauh dari Aviano pada 1998, menyebabkan 20 penumpangnya jatuh hingga tewas, mereka dibebaskan dari tuduhan pembunuhan, yang memicu kemarahan internasional. Namun, ketika seorang penerbang dari pangkalan udara Aviano yang sama dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 14 tahun pada 2002, upaya awal jaksa untuk menyerahkan terdakwa ke Pentagon dibatalkan karena upaya pengacara korban.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini