Beberapa jam kemudian pemerintah Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India membantah telah menawarkan fasilitas ini kepada Muslim Rohingya, alih-alih menggambarkan mereka sebagai "orang asing ilegal" yang harus dideportasi atau dikirim ke pusat penahanan.
Rehman kecewa dan putus asa atas pernyataan itu.
"Pemerintah India juga tidak menginginkan kami... tapi saya lebih suka mereka membunuh kami daripada mendeportasi kami ke Myanmar,” imbuhnya.
Baca Berita Selengkapnya: Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Saya Dibunuh Daripada Dideportasi ke Myanmar
(Rahman Asmardika)